Pasutri Pelaku Curas Ditangkap Polres Binjai, Suami Ditembak

oleh
Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial PRP alias Pantri saat menjalani perawatan luka tembak di RS Binjai. PRP terpaksa ditembak polisi karena melawan saat ditangkap. (Oki Budiman/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Binjai berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) serta penadah dari lokasi dan waktu berbeda.

Mereka yang diamankan polisi, berinisial PRP alias Pantri (23) warga Medan Tuntungan, SDA alias Dini (20) tahun warga Medan Sunggal, Kota Medan dan AS alias Ali (21) selaku penadah curian.

Salah satu di antara mereka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur, karena berusaha melawan petugas saat dilakukan pengembangan. Timah panas pun akhirnya bersarang di kaki kiri Pantri.

BACA JUGA..  Kunci Nempel, Motor Dilarikan Maling dari Parkiran

Penahanan terhadap ketiganya dibenarkan Kasat Reskrim, AKP M Rian Permana. Dijelaskan ya, ketiganya merupakan sindikat pencurian dan kekerasan.

“Pantri dan Dini merupakan pasangan suami istri (pasutri). Sementara Pantri juga residivis kasus yang sama (curanmor),” jelas Rian, Minggu (18/6).

Awalnya, petugas berhasil mengamankan Pantri dan Dini di sekitaran Tugu Binjai, Jalan T Amir Hamzah, pada Kamis (15/6) sore lalu.

BACA JUGA..  Sepasang Kekasih Pelaku Curas Ditangkap, Motif Ajak Korban ke Hotel

Dihadapan petugas kepolisian, Pantri dan Dini mengakui perbuatannya, seraya menyebutkan hasil curian dijual kepada Ali.

Dari keterangan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan.

“Ali selaku penadah diamankan di Jalan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang pada malam harinya. Saat pengembangan barang bukti,  Pantri melakukan perlawanan dengan mencoba kabur,” terang Rian.

Polisi lalu melakukan tembakan peringatan ke udara, namun Pantri tidak mengindahkannya. Alhasil, Pantri diberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai kaki kirinya.

BACA JUGA..  Antisipasi Kamtibmas, Satpolairud Tanjungbalai Sebar Call Center 110 kepada Nelayan

“Pantri sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Djoelham. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti sudah dibawa ke Polres Binjai,” lanjutnya.

Dari penyidikan awal, diketahui jika pasangan Pasutri itu sudah sering beraksi di Kota Binjai. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing