Setahun Selesai Dibagun, Pasar Baru Sipagimbar Tapanuli Selatan Belum Bisa Dipakai

oleh
Los sementara dari kayu untuk pedagang belum dibongkar dan menimbulkan kesan sembraut. Sementara pasar baru Sipagimbar belum bisa dipakai walau sudah setahun selesai dibangun. (Amran Pohan/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Aneh. Pasar Baru Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), telah hampir setahun rampung dibangun, tetap tidak digunakan sebagai mana layaknya. Hingga awal 2023 ini, kondisinya dibiarkan kosong melompong, sehingga terkesan mubajir.

Kondisi itu menimbulkan tanda tanya ditengah warga. Pasalnya, sudah hampir setahun diresmikan oleh Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, ternyata belum dipakai. Kabar beredar justru belum boleh dipakai.

“Untuk apa bangunan pasar dibuat megah, tetapi tak boleh dipakai. Padahal Bupati Tapsel telah meresmikan pasar itu tanggal 24 Juni 2022,” ungkap tokoh masyarakat Kecamatan SDH, Girma Marpaung gelar Mangaraja Ihutan, Kamis (12/1/2023).

BACA JUGA..  Upacara Bendera 17-an Kodim 0204/DS Kuatkan Disiplin Prajurit

Diceritakannya, tahun 2021 yang lalu balairung pasar lama dibongkar. Kemudian diganti bangunan pasar baru semi modern yang anggarannya sekitar Rp 4 miliar.

Sepanjang proses pembangunan, pedagang dialihkan ke penampungan sementara, berupa los berkonstruksi kayu di halaman pasar.

Sejak itu, pedagang membuka lapak di halaman pasar yang seharusnya untuk lokasi parkir. Setiap hari pekan (Hari Sabtu), badan jalan menjadi dan selalu macet. Bahkan, kondisi pasar sangat berantakan dan sembraut.

“Kami heran, pasar berbiaya Rp4 miliar yang diresmikan Bupati Tapsel ini belum difungsikan Dinas Perdagangan. Sudah dua tahun los penampungan di depan pasar ini berdiri, padahal pasar baru sudah diresmikan,” terangnya.

BACA JUGA..  Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi ‎

Disampaikan, atas nama masyarakat meminta Pemkab Tapsel melalui instansi terkait untuk memungsikan Pasar Sipagimbar semi midern yang baru tersebut. Sehingga, para pedagang ditata di titik berjualan yang ditentukan, secara profesional dan tanpa syarat tertentu.

Disampaikan, masyarakat sudah sangat keberatan dengan pondok-pondok di lapangan parkir depan pasar, karena menimbulkan kesan kumuh dan sembraut. Warga juga keberatan, karena setiap hari pekan selalu macet akibat kendaraan parkir di badan jalan.

Untuk diketahui, sesuai informasi dihimpun awak media ini, pembangunan Pasar Sipagimbar diusulkan dimasa Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu, sekitar Oktober 2020 lalu. Kemudian ditampung sebagai program Tugas Perbantuan (TP) di APBN 2021. Artinya pembangunannya tidak menggunakan APBD Tapsel.

BACA JUGA..  Dandim 0204/DS Buka Persami KKRI Gelombang VI Tahun 2026

Lantas, Dinas Perdagangan Tapsel menenderkan proyek pembangunan Pasar Sipagimbar itu di awal tahun 2021 lalu. Pihak ketiga atau pemenang tenderpun mampu menuntaskan pekerjaan lapangan di tahun itu juga.

Namun, fakta dilapangan, bangunan pasar telah lama rampung dan bahkan sudah diresmikan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu. Tetapi, hingga 2023 ini, belum dimanfaatkan untuk mendorong perekenomian warga sebagai bagian dalam mewujutkan Tapsel yang lebih sehat, cerdas dan sejahtera. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing