Menyamar Petugas PLN, 2 Pencuri Larikan Uang 120 Juta Milik Warga Bandar Kalipah

oleh
Salah satu pelaku pencuri (memakai helm dan jaket hitam) yang berpura pura mengaku sebagai petugas PLN. (Sumber foto: Sreenshot CCTV di rumah korban)

POSMETROMEDAN.com –  Menyamar sebagai anggota petugas PLN, dua orang pria berhasil mengelabui murid kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Kedua pelaku yang belum diketahui identitas lengkapnya ini berhasil membawa kabur uang Rp120 juta yang tersimpan di dalam kamar rumah korban.

Peristiwa terjadi di sebuah rumah Jalan Surya Haji, Gang Wongso, Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (20/12/22) lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

Kasus ini telah dilaporkan sang pemilik rumah ke Polsek Percut Sei Tuan yang tertuang dalam laporan Nomor : STTLP/2113/XII/2022/SPKT PERCUT pada 21 Desember 2022.

BACA JUGA..  Guru Agama Diduga Cabuli Murid Dimassa

Mirisnya, hingga sekarang polisi belum berhasil menangkap kedua pelaku yang masih bebas berkeliaran.

Roidaully Silitonga mengatakan, pencurian terjadi ketika anaknya yang masih kelas 6 SD berada sendirian di rumah. Sementara anak-anaknya yang lain sedang sekolah.

“Kondisi rumah dalam keadaan terkunci, anak saya yang kelas 6 SD sendiri di rumah,” terang Korban kepada wartawan, Rabu (11/1/2023) kemarin.

Tanpa diundang kedua pelaku datang, anak korban yang tidak merasa curiga kemudian membuka pagar. Kedua pelaku kemudian bertanya dimana orang tuanya, anak korban menjawab sedang bekerja.

BACA JUGA..  TK Islam Sahara Tampil Memukau di Pentas Seni IGTKI-PGRI Medan

“Lalu maling itu bilang mereka dari PLN yang hendak memperbaiki kerusakan,” katanya.

Dengan kepolosannya, setelah membuka pagar rumah bocah kelas 6 SD itu dibawa masuk ke dalam kamar, kemudian pelaku mencolok lubang listrik hingga keluar api.

“Pelaku bilang ada kerusakan untuk mengelabui, anak saya disuruh nunggu di ruang tamu dan ditemani pelaku yang satu lagi,” katanya.

BACA JUGA..  Oknum Polisi Bunuh Ibu

Seakan sudah berpengalaman, satu pelaku mengajak anak korban mengobrol untuk mengalihkan perhatiannya.

Selama 8 menit di dalam, pelaku yang di dalam kamar keluar, lalu keduanya pergi meninggalkan rumah korban dengan mengatakan kalau kerusakan sudah diperbaiki.

“Taunya malam, yang Rp120 juta yang saya simpan di kamar ternyata hilang,” sebutnya.

Roidaully yang berprofesi sebagai perias pengantin itu berharap polisi bisa segera menangkap pelaku, lantaran saat beraksi keduanya terekam jelas dari kamera CCTV. (*)

Reporter: Mangampu Sormin
Editor: Maranatha Tobing