Masyarakat Villa Permata Indah dan Sekitar Tuntut Pertanggungjawaban PT.UG

oleh
Pertemuan masyarakat Villa Permata Indah dan sekitarnya dengan pihak PT UG di kantor Desa Marendal II, Rabu (7/12/2022). Pertemuan tersebut juga dihadiri pihak des dan dusun serta pihak Polsek Patumbak. (Maranatha Tobing/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Usai kebakaran hebat salah satu gudang PT UG (Universal Gloves) di Jalan Pertahanan Patumbak, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Selasa malam (6/12/2022) pukul 23.00 WIB, masyarakat perumahan Villa Permata Indah dan warga sekitar yang bersebelahan langsung dengan pabrik, meminta pertanjungjawaban pihak pabrik, melalui pertemuan dengan di kantor Desa Marendal II, Rabu pagi (7/12/2022).

Pada pertemuan tersebut hadir berbagai pihak. Dari masyarakat Villa Permata Indah, Abadi Sembiring selaku Ketua Kompleks didampingi masyarakat. Pihak PT UG dihadirkan antara lain; Hatta selaku Asisten Kepala Personalia dan Andreas Purba sebagai Manager Produksi. Sementara pihak desa dihadiri, Kepala Desa Marendal II, Jufri Antono dan Kepala Dusun III, Surya Wijaya serta juga dihadiri Iptu P Lumban Batu selaku Kanit Intel Polsek Patumbak.

Pertemuan yang digelar di kantor desa, dilaksanakan untuk mencari solusi pasca kebakaran. Pihak masyarakat Villa Permata Indah menyampaikan beberapa keluhan dan permintaan.

Masyarakat diwakili Abadi Sembiring selaku Ketua Komplek dengan tegas menyampaikan kepada pihak PT UG, bahwa masyarakat yang bermukim di Villa Permata Indah adalah orang mampu. Hal itu disampaikan karena selama ini pihak PT UG bersikap sombong dan arogan.

BACA JUGA..  Polres Sergai Fasilitasi Pemulangan Pasutri & Dua Anaknya ke Jakarta

Kesombongan dan arogan itu ditunjukkan pihak PT UG dengan cara mendirikan bangunan (gedung) baru berdekatan dengan tembok pembatas dengan Villa Permata.

Bahkan, suara bising mesin-mesin di pabrik PT UG selama ini sudah membuat warga tidak nyaman. Akibat ketidak nyamanan tersebut, saat ini sudah ada beberapa warga yang akhirnya menjual rumahnya ke pihak PT UG dan memilih pindah.

Kebakaran hebat di salah satu gudang pabrik sarung tangan PT UG di Jalan Pertahanan, Patumbak, Selasa malam (6/12/2022). (Maranatha Tobing/Posmetromedancom)

“Kalian jangan kira kami warga Villa Permata Indah ini orang susah. Kami semua orang berkecukupan. Tapi kalian selama ini sangat arogan. Sengaja kalian bangun gudang dekat tembok agar masyarakat Villa Permata merasa tidak nyaman. Lalu kalian membeli rumah warga. Jangan kalian kira kami butuh uang kalian itu,” tegas Abadi Sembiring kepada Hatta selaku Asisten Kepala Personalia dan Andreas Purba sebagai Manager Produksi PT UG.

Selanjutnya, Abadi Sembiring yang didampingi warga Villa Permata Indah, juga menegaskan agar pihak PT UG segera mengembalikan kenyamanan masyarakat.

“Silahkan kalian beroperasi, tapi kalian harus mengembalikan kenyamanan masyarakat. Jadi kalian harus menjauhkan gudang atau lokasi produksi dari komplek kami,” tegas Abadi Sembiring.

BACA JUGA..  Nekat! Warga Lempari Polisi Tangkap Terduga Pelaku Narkoba di Multatuli

Usai mendapat kecaman bertubi-tubi dari warga Villa Permata Indah, pihak PT UG melalui Hatta selaku Asisten Kepala Personalia, mengaku belum bisa memberikan keterangan atau jawaban atas semua tuntutan yang disampaikan masyarakat.

Hatta didampingi Andreas Purba selaku Manager Produksi PT UG, berjanji di dalam minggu ini akan memberikan jawaban atas tuntutan masyarakat. Hatta mengaku pihaknya akan kembali bertemu masyarakat untuk duduk bersama.

Disebut Hatta, pada pertemuan yang akan dilaksanakan nanti, juga akan difasilitasi pihak desa.

“Kami dari pihak managemen datang kesini untuk menghadiri pertemuan dengan masyarakat. Pimpinan kami saat ini belum bisa hadir karena masih fokus terhadap musibah kebakaran tadi malam. Hasil pertemuan ini akan kami sampaikan kepada management,” ujar Hatta kepada warga disaksikan Kepala Desa Marendal II dan Kepala Dusun III.

Sementara Kepala Dusun III, Surya Wijaya mengatakan kepada pihak PT UG, bahwa pertemuan tersebut tidak boleh dipandang remeh. Menurut Kadus, apabila pihak PT UG ingkar terhadap janjinya, masyarakat yang terdampak langsung atas musibah kebakaran akan bereaksi lebih keras lagi.

BACA JUGA..  Dewan Tetapkan Kesepakatan Warga dengan Pengelola Padel Quantum

“Kami dari pihak dusun dan desa meminta pihak PT UG menseriusi pertemuan ini. Jangan nanti masyarakat yang terdampak memberikan reaksi lebih keras ke pihak UG,” ujar Pak Surya.

Hal senada disampaikan Ketua Komplek Villa Permata Indah, Abadi Sembiring. Dijelaskan Abadi, apabila pihak PT UG ingkar dan merasa sepele, masyarakat akan bertindak.

“Disini kami ingatkan kalian PT UG ya. Jangan kalian menganggap pertemuan ini hal sepele. Kebakaran ini adalah puncak amarah masyarakat. Kalau kalian ingkar, masyarakat akan bertindak,” tegas Pak Abadi Sembiring.

Diberitakan sebelumnya, PT Universal Gloves (PT.UG) di Jalan Pertahanan, Patumbak, Kecamatan Patumbak, Kota Medan, terbakar hebat, pada Selasa malam (06/12/2022) pukul 23.00 WIB.

Pantauan di lokasi, api membubung tinggi. Kepulan asap hitam juga membubung tinggi.

Api bisa dipadamkan pada pukul 04.00 WIB. Diketahui, pabrik ini adalah memproduksi sarung tangan medis. Dan produknya adalah ekspor. (*)

Reporter: Maranatha Tobing
Editor: Maranatha Tobing