POSMETROMEDAN.com – Empat remaja pria yang tergabung di Geng Motor Pramet ditangkap personel Reskrim Polsek Percut Seituan, Rabu (16/11/22) pagi. Aksi kawanan geng motor yang merampas sepeda motor seorang pelajar sempat viral di media sosial (medsos).
Keempat pelaku masing-masing berinisial AAH (17) warga Jl. Pembinaan Dusun 3 Desa Bandarsetia Kecamatan Percut Seituan, MFS (18) warga Jl. Masjid Desa Bandarklippa Kecamatan Percut Seituan, OTK alias Babe (20) warga Jl. AR Ridho Desa Bandarklippa, Kecamatan Percut Seituan dan FAY (18) warga Jl. M Yakub Lubis Gang Muhammudin, Kecamatan Percut Seituan.
Sebagai barang bukti, polisi menyita 1 unit sepedamotor Vario warna hitam tanpa plat, 1 unit sepeda motor Vario warna hitam BK 4768 ADH, 1 unit sepedamotor vario hitam BK-2754-AHB, 1 buah baju warna hitam dan 1 buah celana sekolah pramuka warna coklat milik pelaku MFS yang dipakai saat beraksi dan teridentifikasi CCTV.
“Selain itu, tas sekolah milik korban Fatir Rahmansyah (15) warga Jl. Pelaksanaan Desa Bandarsetia Kecamatan Percut Seituan,” kata Kapolsek Percut Seituan Kompol M Agustiawan didamping Kanit Reskrim, Iptu Jefri Simamora saat paparan di Mapolsek Percut, Rabu (16/11/22) sore.
Kapolsek menyebutkan penangkapan pelaku berawal dari aksi perampasan sepedamotor yang dilakukan sekelompok anggota geng motor di kawasan Jl. Williem Iskandar Kecamatan Percut Seituan, 12 November 2022 lalu dan viral di media sosial. Para pelaku berkonvoi mengendarai 20 sepeda motor berjumlah 40 orang dan lalulalang di Jl. Willem Iskandar. Mereka dari arah Citra Land mau menuju Tembung.
“Pas di dekat kampus Unimed mereka melihat korban sedang mengendarai sepedamotor,” terang Kapolsek.
Selanjutnya, para pelaku mengejar korban dan merampas sepeda korban setelah melakukan tindakan kekerasan.
“Korban mengalami luka dibagian pinggang. Pelaku mengambil sepeda motor dan menjual hasil jarahan sedangkan uang hasil penjualan sepedamotor dibagi empat,” ujarnya.
Menurut Kapolsek, hasil dari pemeriksaan, tercatat satu orang lagi pelaku yang masih dalam pengejaran (buron).
“Awalnya, polisi meringkus tersangka AAH di depan SMK Negeri 1 Percut Seituan. Dari pengakuan AAH, akhirnya polisi meringkus tiga tersangka MFS, OTK alias Babe dan FAY. Seorang lagi pelakunya masih diburon,” ungkap Kompol M Agustiawan. (*)
Reporter: Mangampu Sormin
Editor: Maranatha Tobing












