POSMETROMEDAN.com – HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), memberikan apresiasi atas kinerja Danlanal Sibolga, Letkol Laut P Cahyo Pamungkas MTr Opsla, mengamankan 1 unit kapal diduga pukat bom beserta 3 ABK yang selama ini meresahkan nelayan tradisional diwilayah laut Tapanuli Tengah (Tapteng).
Hal itu disampaikan ketua HNSI Abdul Basir Situmeang, melalui Wakil Sekretaris Ronal Pakpahan diamini Sekretaris Rindu Hutabarat kepada wartaran pada Minggu (3/7/2022).
Dikatakan, penangkapan kapal Pukat bom KM Yakin Maju 02 oleh Lanal Sibolga, menggunakan Sea R G7 Combat diharapkan langkah awal pemberantasan pukat bom di wilayah Sibolga dan Tapteng.
“Keberadaan kapal pukat bom ini sangat merugikan nelayan, mereka menghancurkan terumbu karang yang menjadi rumah dan tempat berkembang biak ikan. Sulitnya nelayan khususnya nelayan tradisional memperoleh hasil tangkapan disebabkan keberadaan kapal pukat bom itu. Kami berharap, Danlanal bisa menyapu bersih kapal yang mungkin masi beroperasi,” harapnya.
Dijelaskan, ditangkapnya KM Yakin Maju 02 oleh Lanal Sibolga, bukti bahwa masih banyak kapal bom ikan beroperasi memanfaatkan kelemahan dalam hal pengawasan. HNSI juga berharap Pol Airud dan Satwas PSDKP Sibolga, memperketat pengawasan.
“Kami berharap ketiga lembaga ini dapat lebih bersinergi lagi dalam memberantas kapal pukat bom di perairan Tapteng. Jangan ada tolerasi kepada pelaku perusak ekosistem laut. Kita harus jaga laut dan isinya untuk keberlangsungan hidup kita dan anak cucu kita kedepannya,” tandasnya. (*)
Reporter : Aris Barasa
Editor: Maranatha Tobing












