POSMETROMEDAN.com – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang memukul Gong dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional yang digelar di Jambur Pemkab Karo Jalan Veteran Kabanjahe, Rabu (29/6/2022) kemarin sekira pukul 09.30 WIB.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo, Drs Adlin Mukhtar Tambunan, mengatakan angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Karo tergolong masih tinggi. Diperkirakan setiap desa mulai dari tiga hingga lima jiwa terpapar narkotika, baik itu hanya sekedar pemakai, maupun sudah menjadi pemakai aktif (pecandu) yang tersebar di 17 Kecamatan, Kabupaten Karo.
Dimana para pemakai tersebut tergolong sudah sakit, dan mereka perlu mendapat rehabilitasi berjalan, dan rawat inap. Namun, banyak yang mengabaikan mereka, baik tidak perduli seperti memusuhi, dan para pemakai dianggap sampah oleh masyarakat sekitar.
“Pada mulanya korban penguna narkotika dapat menikmati disebabkan salah jalan atau langkah. Akibatnya korban terjerumus, dan banyak juga dari mereka yang sudah berubah, dan sukses menjalani kehidupan sehari hari nya hingga saat ini,” ujar Drs Adlin Muktar Tambunan.
Masih Tambunan, katanya, di tahun 2022 ini pihak BNNK Karo sudah membentuk tim pemulihan masyarakat di Kelurahan Gundaling I Berastagi. Dimana tim tersebut terdiri dari mantan para pecandu yang berperan aktif menyadarkan penguna narkotika.
Disisi lain, 97 persen di setiap tempat dan wilayah, baik anak dewasa maupun remaja sudah terpapar narkoba. Untuk itu, BNNK Karo berharap peran pihak keluarga, agar dapat memberi penjelasan akan bahaya narkoba, dan dampak narkotika bagi pemakai.
“Program Desa Bersinar untuk saat ini ada di Desa Lingga, Seberaya dan di Kelurahan Gundaling I. Manfaat Desa Bersinar hadir guna menyadarkan pemakai maupun pecandu narkotika,” ungkap Adlin Mukhtar Tambunan.
Desa Bersinar hadir selain bertatap muka langsung kepada masyarakat pemakai, juga melakukan mediasi lewat jejaringan sosial (online). Pihak BNNK Karo tidak akan sanggup bekerja sendiri, tanpa peran dari masyarakat.
“Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak masalah yang gampang untuk dihadapi. Semua mempunyai peran, baik masyarakat, dan pemerintah, semuanya mengambil peran masing – masing,” jelasnya panjang lebar.
Dikesempatan tersebut, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang juga mengatakan bahwa narkoba itu musuh bersama. Bupati mengajak semua lapisan masyarakat ikut memberantasnya.
“Di acara yang mengangkat tema ‘Kerja cepat, kerja hebat, berantas narkoba di Indonesia’ ini kita harus bersama memberantas narkoba. Ancaman narkoba sangat serius karena dapat melumpuhkan energi positif dapat mengancam masa depan anak bangsa,” ujar Bupati.
“Dalam usaha pemberantasan narkoba, Pemkab Karo melalui Kesbangpol telah merancang penyusunan peraturan daerah sebagai payung hukum dalam pengawasannya. Saya mengajak Forkopimda Kabupaten Karo dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama membuat komitmen tekat dan kerja sama yang baik untuk menyelamatkan bangsa dan negara,” katanya.
Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua DPRD Iriani Beru Tarigan, Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar,SH.SIK.MH, Kasat Narkoba AKP Henry.D.Tobing,SH, Karutan Kelas II B Kabanjahe Sangapta Surbakti,SPd,MH dan Pendeta Marsada Sinukaban serta staf dan anggota BNN Karo dan undangan lainnya. (*)
Reporter: Marko Sembiring
Editor: Maranatha Tobing












