Ketua PP Medan Area Ditangkap di Aceh, Diduga Aniaya Satu Keluarga

oleh
Joko Bibir ditangkap di dalam sebuah bus di Aceh.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Pelarian Rahmadsyah Putra Tarigan alias Joko Bibir, akhirnya kandas ditangan personel Satreskrim Polrestabes Medan.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Medan Area itu ditangkap di Provinsi Aceh.

Joko ditangkap karena diduga menganiaya satu keluarga, beberapa waktu lalu. Kini, tokoh pemuda Kecamatan Medan Area itu meringkuk di sel tahanan Polrestabes Medan.

Dikatakan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus, tersangka diamankan Selasa (12/4/2022) dinihari.

“Iya, benar sudah ditangkap. Ditangkap di Aceh tadi pagi pukul 02.30 WIB,” kata Firdaus Selasa (12/4/22) siang.

Ia mengatakan, saat ini tersangka sudah di Polrestabes Medan untuk dilakukan penahanan,” sebutnya seraya mengatakan kasusnya saling lapor.

BACA JUGA..  Sarang Sabu di Digerebek, Pengedar 49 Tahun Diciduk

Terpisah, kuasa hukum korban, Dedi Suheri, SH sangat mengapresiasi langkah cepat pihak Satreskrim Polrestabes Medan yang berhasil menangkap tersangka.

“Kita sangat mengapresiasi kerja cepat Satreskrim Polrestabes Medan dalam menangkap pelaku,” katanya.

Dedi berharap, para pelaku lainnya juga segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kita harap para pelaku lainnya juga segera ditangkap,” pungkasnya.

Ramai diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Jalan Sutrisno Medan yang terdiri dari bapak, anak dan menantu babak belur disiksa salah seorang Ketua OKP di Kecamatan Medan Area dan puluhan anggotanya.

BACA JUGA..  Ditangkap di Hotel Kabanjahe, Pemilik 19 Paket Sabu Pindah Tidur

Ketiga korban masing-masing, Pilu Yuliadi (51), Padil Setiawan (23) dan Indra Sembiring (26) mengalami luka lebam diseluruh tubuh.

Salah seorang korban, Padil Setiawan terpaksa di opname di sebuah klinik karena mengalami luka serius dibagian kepala.

Menurut informasi, aksi brutal kawanan salah satu OKP ini terjadi pada Kamis (31/3/2022) sore.

Saat itu, korban (Padil) yang sedang bekerja sebagai mekanik handphone di Jalan Sutrisno Medan tiba-tiba dibawa paksa sekelompok massa OKP menggunakan seragam loreng.

Ia dipaksa menjadi saksi keributan ditempatnya bekerja. Karena menolak dan tidak tahu menahu permasalahan ia pun dipukuli, ditendang dan diludahi beramai-ramai.

BACA JUGA..  Maling Modus Cari Botot Digebuki Warga Tembung

Beruntung salah seorang anggota OKP tersebut mengenalinya dan menyelamatkannya.

Dari keterangan temannya tersebut, ia mengetahui kejadian keributan tersebut , dimana ayahnya Pilu Yuliadi sempat ribut dengan seorang wanita berdandan sebagai pria yang disebut-sebut  merupakan keluarga pelaku.

Tidak itu saja, puluhan anggota OKP tersebut juga menangkap dan menganiaya Pilu Yuliadi dirumahnya.

Kemudian membawa paksa ketiganya ke Polsek Medan Area. Tak terima, korban (Padil Setiawan) bersama ibunya pun melaporkan kasus ini ke SPKT Polrestabes Medan.(*)

 

REPORTER: Sormin

EDITOR: Hiras