Guru Besar Universitas Ghaza Palestina Road Show ke Mesjid Syahrun Nur Sipirok

oleh
Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu SPt MM, Ketua TP PKK Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu dan Ketua DWP Tapsel Ny Mardiana Parulian Nasution bersama Guru Besar Alquran, Tafsir dan Hadist dari Universitas Ghaza Palestina, Syeikh Dr Mahmoud AZ Alshobaki di Mesjid Agung Syahrun Nur, Sipirok. (Istimewa/posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Guru Besar Alquran, Tafsir dan Hadist dari Universitas Ghaza Palestina, Syeikh Dr Mahmoud AZ Alshobaki ‘Road Show’ dalam rangka pengajian Dharma Wanita Persatusn (DWP) Tapanuli Selatan (Tapsel), di Masjid Agung Syahrun Nur, Sipirok, Jumat (15/4) lalu.

Syaikh Dr Mahmoud AZ Alshobaki mengatakan, dia berasal dari Bumi Syam, yang dimana Negeri itu diberikan Allah keberkahan di dalamnya, yang di sebabkan oleh karena ada Palestina di dalamnya, begitu juga Palestina di berkahi karena adanya Masjid Al Aqsha.

“Sekarang Negeri Syam terdiri dari empat negara yaitu Palestina, Suriah, Libanon serta Yordania. Keutamaan dari Negeri Syam atau Palestina ialah Allah telah mengumpulkan para Nabi dan Rasul di Masjid Al Aqsha pada malam Isra’ Mikraj dan mereka salat serta di Imami oleh Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Diungkapkan, Masjid Al Aqsha menjadi kiblat pertama selama 16-17 bulan. Begitulah mulianya Masjidil Haram, apabila kita salat satu kali di Masjidil Haram sama dengan kita salat 100.000 kali di masjid yang lainnya, sementara di Masjid Nabawi apabila kita salat satu kali sama dengan kita salat 1.000 kali di masjid yang lain, sedangkan kita salat satu kali di Masjid Al Aqsha sama dengan kita salat 500 kali di bandingkan di masjid yang lain.

BACA JUGA..  Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru Di RSUD Tarutung

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas sambutan dari seluruh jajaran Pemkab Tapsel, yang sudah berkenan menerima saya untuk bertausiah,” ungkapnya.

Bupati menyampaikan, gambaran yang terlihat di media massa terkait kondisi terkini Palestina, harusnya jadi momen penting bagi segenap umat Muslim di Tapsel, untuk selalu mensyukuri nikmat kehidupan.

“Palestina merupakan kebanggan umat Islam, sebab Masjid Al Aqsa sebagai tempat suci ke-3 umat Muslim juga berada di sana,” ungkap Bupati saat menghadiri pengajian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tapsel.

BACA JUGA..  May Day 2026 di Sumut, Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas

Bupati menceritakan, adanya konflik di sana, yang apalagi sudah di benarkan oleh Syeikh Mahmoud, bahwa terjadi kesulitan listrik, air bersih dan tak jarang warga terkena peluru nyasar.

“Untuk itu mari kita syukuri nikmat hidup di Tapsel tercinta ini. Dan tentunya saya ketuk hati Bapak Ibu sekalian untuk membantu saudara kita yang sedang kesulitan di sana,” ajaknya.

Mensyukurinya kata Dolly, bisa berupa meningkatkan ibadah kita kepada Allah, Tuhan yang Maha Kuasa. Bisa juga dengan ikut berperan serta dalam pembangunan.

“Masjid Al Aqsa adalah kiblat pertama umat Muslim sebelum berubah menghadap ke Makkah Al Mukarramah di Arab Saudi. Untuk itu, kita memiliki histori terhadap negeri ini. Selain kita bantu sebagai saudara seiman, juga membantu atas nama kemanusiaan. Serta kita do’akan agar keamanan bisa segera terwujud di Palestina,” ungkalnya.

BACA JUGA..  Peringati Hardiknas 2026, Bobby Nasution Minta Kenaikan Gaji Guru Tiap Tahun

Sementara itu, Ketua TP PKK Tapsel, Ny Rosalina Dolly Pasaribu, yang juga Penasehat DWP Kabupaten Tapsel menjelaskan, tausiyah yang didapat, nantinya bisa memberikan manfaat dan juga dapat di amalkan dalam kehidupan, masyarakat serta lingkungan.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan berkah dalam setiap ibadah apalagi dalam bulan Ramadhan ini,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tapsel  Ny Mardiani Parulian mengatakan, kiranya pengajian itu membawa berkah kepada semua yang hadir dan warga Taps.

“Begitu juga ceramah yang nanti di sampaikan oleh Syaikh Dr Mahmoud AZ Alshobaki kiranya diharapkan bisa menambah pahala, maupun semangat bagi kita semua,” harapnya.

Turut hadir, Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian, pengurus PKK Tapsel, pengurus DWP Tapsel, Ketua BKMT Tapsel, perwakilan OPD, dan rombongan Aksi Cepat Tanggap (ACT). (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing