Cewek Dicabuli lalu Diperas, Laporan Ngendap, Pelaku Berkeliaran

oleh
Polres Pakpak Bharat

POSMETROMEDAN.com-Ayah korban pencabulan kecewa dengan kinerja Polres Pakpak Bharat. Sebab, hingga saat ini pelaku berinisial MSI tidak kunjung ditangkap.

“Sudah tiga bulan kami melapor, tapi sampai sekarang pelaku tidak tidak ditangkap. Pelaku bebas berkeliaran,” ujar JS, ayah korban.

Tak hanya itu, aksi pencabulan tersebut diduga sempat disebar luaskan. Dijelaskan JS, kejadian ini bermula pada (12/9/2021) lalu. Saat itu, putrinya sebut saja Bunga diajak jumpa oleh tersangka di puskesmas.

“Anak saya sudah anggap pelaku sebagai abangnya karena satu marga, jadi permintaan jumpa dengan pelaku anak saya tak berpikir buruk apapun karena satu marga. Saat berjumpa di puskesmas anak saya langsung dimasukkan ke dalam mobil ambulans,” tutur warga Kecamatan Tinada, Kabupaten PakPak Barat.

BACA JUGA..  Judi Tembak Ikan di Delitua Disorot

“Anak saya sudah anggap pelaku sebagai abangnya karena satu marga, jadi permintaan jumpa dengan pelaku anak saya tak berpikir buruk apapun karena satu marga. Saat berjumpa di puskesmas anak saya langsung dimasukkan ke dalam mobil ambulans,” katanya.

Selain melaporkan tersangka ke Polisi rencananya orangtua kandung korban juga bermohon ke Komnas PA untuk membantu memperjuangkan kepastian hukum terhadap anaknya.

Tiga bulan lebih kasus tersebut bergulir, belum menemui titik terang. Bahkan terduga pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masih bebas berkeliaran.

“Anak saya dicabuli oleh tersangka, anak saya tak bisa berbuat apa-apa dia mau menjerit tak nada yang mendengar pada saat itu sore hari dan suasana keadaan sangat sepi sekali,” imbuhnya.

BACA JUGA..  Rugikan Negara Rp639 Juta, Eks Kabag Tapem Madina Diseret ke Pengadilan

Puas melakukan aksi pencabulan tersebut, Bunga sempat menendang kemaluan tersangka dan berlari pulang. Korban menangis lantaran takut dimarahi.

“Anak saya memendam semuanya karena takut. Tapi yang membuat anak saya membuka mulai dari bulan September hingga Desember pelaku sering memeras anak saya dengan cara jika ia datang ke kedaiku saat anakku yang jaga dia minta rokok tapi tak dibayar,” terangnya.

Bukan hanya itu, pelaku juga sempat meminta uang untuk ditransfer. Namun korban menolak.

“Yang lebih membuat kami malu video aksi pencabulan tersebut diduga tersebar dan kawan anak saya ada menyindir. Mendapat pengakuan seperti itu, saya langsung melaporkannya ke Polres PakPak Barat pada (28/12/2021) lalu,” tambahnya.

BACA JUGA..  Ayah Tembaki 7 Anak Kandung

JS berharap agar pelaku berinisial MSI segera ditangkap. Ia berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.

“Anakku sampai saat ini masih trauma bdan malu atas perbuatan biadab pelaku,” akunya.

Saat dikonfirmasi, penyidik bernama Briptu Yediza mengatakan kasus tersebut sudah naik di tingkat penyidikan dan jika ada perkembangan lebih lanjut akan dikabari.

“Sudah naik ditingkat penyidikan, untuk saat ini belum diketahui keberadaan pelaku. Untuk saat ini status nya sudah jadi tersangka dan pada Rabu ini mau di gelar,” pungkasnya.(*)

 

REPORTER: Tamba

EDITOR: Iras