Siswi SMP yang Dihina Gurunya Dapat Suprise dari Polda Sumut

oleh
Kapolsek Delitua diwakili Wakapolsek Iptu Dwikora Tarigan bersama Kanit Provost menyerahkan tali asih tersebut kepada Indah Pratiwi, Senin (17/01/22) malam di rumah ibu asuhnya. (Oki Budiman/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Siswi SMP yang sempat viral akibat dihina gurunya, Indah Pratiwi mendapat suprise dari Polda Sumatera Utara.

Suprise itu berupa tali. Siswi SMP Negeri 28 sempat viral akibat dihina gurunya larena Indah tidak sanggup membayar kewajibannya di sekolah tersebut.

Kapolsek Delitua diwakili Wakapolsek Iptu Dwikora Tarigan bersama Kanit Provost menyerahkan tali asih tersebut kepada Indah Pratiwi, Senin (17/01/22) malam.

Penyerahan tali asih ini disaksikan langsung ibu asuh Indah Pratiwi, ibu Vivi bertempat di rumahnya Komplek Royal Monaco, Kelurahan Johor, Kecamatan Medan Johor.

BACA JUGA..  Dekat dengan Masyarakat, Polsek Medan Baru Gelar Sholat Subuh Keliling dan Bakti Sosial

Indah Pratiwi beserta keluarga mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak dan jajaran atas tali asih dan perhatian yang diberikan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada bapak Kapolda Sumut dan jajaran atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak.” Ucap Indah dan keluarga.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan bantuan itu diberikan sebagai wujud kepedulian Polda Sumut kepada Indah Pratiwi guna membantu melanjutkan biaya sekolahnya.

BACA JUGA..  Dekat dengan Masyarakat, Polsek Medan Baru Gelar Sholat Subuh Keliling dan Bakti Sosial

“Bantuan yang diberikan untuk membantu biaya sekolahnya. Permasalahannya telah selesai dan korban tidak menempuh jalur hukum. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” terang Kombes Hadi.

Diberitakan sebelumnya, viralnya video Indah Pratiwi karena diduga dihina berulang kali oleh gurunya dengan sebutan “miskin dan bodoh” sebab tidak mampu membayar uang buku dan uang sekolah.

BACA JUGA..  Dekat dengan Masyarakat, Polsek Medan Baru Gelar Sholat Subuh Keliling dan Bakti Sosial

Indah Pratiwi diketahui anak piatu dimana ibunya sudah meninggal 6 tahun lalu karena kanker payudara, sementara ayahnya tidak mampu membiayai Indah dan kakaknya.

Kejadian ini sudah ditengahi Wakil ketua DPRD Kota Medan namun usai dari pertemuan sang guru kembali memarahi dirinya.

Saat ini Dinas Pendidikan Kota Medan telah memanggil dan memeriksa oknum guru yang melakukan penghinaan tersebut serta dilakukan pembinaan. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha