Demi Kemajuan Samosir, APDESI akan Study Banding ke Bali

oleh -893 views

POSMETROMEDAN.com – Demi kemajuan Samosir, APDESI (Aparatur Perangkat Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Samosir akan study banding ke Bali.

Rencana bimbingan teknik (Bimtek) itu  dituangkan dalam surat permohonan  APDESI kepada Bupati Samosir, Vandiko T Gultom.

“Rencana permohonan ke pak bupati 3 gelombang.t tapi melihat kondisi dan situasi. Gel I 42 Desa baru mau pulang hari ini (Kamis,25/11/2021) tiba di Medan 18.00” Ungkap Ketua APDESI Kabupaten Samosir, Gilbert Situmorang.

Menurutnya, Kepala desa dan perangkatnya mempunyai tugas berat dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa. “Saat ini, Desa dituntut mampu mengelola anggaran pemerintah yang nilainya cukup besar, Sehingga Kades dan perangkatnya mesti lebih meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan berbagai kegiatan pelatihan ataupun bimbingan teknis (Bimtek). Termasuk kegiatan peningkatan SDM aparatur desa ini dinilai sangat membantu dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan perangkat desa”, terang Gilbert.

BACA JUGA..  Gubernur Sumut Ajak Pemuda Tabagsel Jaga Potensi Alam

Bimtek dan Study Banding ke Bali lanjut Gilbert, dikarenakan Bali itu daerah wisata go-international.

“Bali itu daerah Wisata go-international. Juga, di Bali itu Pertanian, pariwisata, budaya dan adat istiadat nya mampu mendatangkan pariwisata. Ilmu itu yang perlu kita ambil. Kita berharap Samosir menjadi Bali ke dua”, pungkas Gilbert.

Terpisah, Kepala Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian, membantah opini publik yang mengatakan APDESI pergi ke Bali sekedar jalan jalan. “APDESI dikabarkan jalan jalan ke Bali?, itu tidak benar. APDESI berangkat ke Bali untuk Study Banding”, tegas Viktor Sinaga.

BACA JUGA..  Dandim 0212 dan PWI Paluta Bangun Sinerji

Penggunaan anggaran keberangkatan APDESI kata Viktor, ditampung dalam Dana Desa (DD). “Anggaran kan sudah di flot dalam Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa. Dan itu ditampung di Dana Desa (DD). Tergantung Pemerintah Desa masing masing, kalau ada anggarannya, ya berangkat, karena tidak ada paksaan harus berangkat ke Bali”, pungkasnya. (sms/gib)

EPAPER