22 Kg Sabu Gagal Edar, Pengakuan Wanita Pirang Ini Bikin Kapolrestabes Geleng Kepala 

oleh -188 views
MELIRIK: SNU, tersangka wanita yang bikin Kapolrestabes Medan geleng kepala sedang melirik ke kamera wartawan.(MANGAMPU SORMIN/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Polrestabes Medan menggagalkan upaya penyebaran 22 kg sabu-sabu dari Tanjungbalai di Medan. Penggagalan ini bermula dari penangkapan dua orang kurir di Jalan Petahunan, Batubara.

“Kita mengamankan 2 tersangka berinisial FS (42) dan EA (38), didapatkan barang bukti ada satu karung goni berisi barang bukti narkotika di dalam satu unit mobil Toyota Avanza,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat menggelar konferensi pers, Rabu (20/10/2021) siang.

Ia mengatakan dari dalam karung petugas menemukan 22 bungkusan kemasan teh China yang berisikan kristal methamphetamine. Atas penemuan barang bukti tersebut, kedua orang kurir narkoba diseret petugas ke Polrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan.

“Rencana narkotika ini akan disebar di Medan,” kata Riko.

Selain itu dari pemeriksaan, tersangka mengaku baru sekali mengedarkan narkoba ini. Keduanya mendapat upah dengan total Rp 110 juta.

“Dari hasil pengakuan tersangka FS baru sekali mendapatkan tugas menjadi kurir dengan upah sebesar Rp 5 juta per kilo,” ungkapnya.

Kapolrestabes melanjutkan pengungkapan 22 kg sabu ini bermula dari pengembangan atas penangkapan terhadap pengguna narkoba di Medan.

BACA JUGA..  Pelaku Pembunuh Sopir Ekspedisi Rupanya Rekan Sendiri
PAMER: Kapolrestabes Medan memamerkan 22 kg sabu hasil tangkapan anggotanya.(MANGAMPU SORMIN/POSMETRO MEDAN)

“Awalnya kita kembangkan dari BB kecil termasuk pengguna narkoba,” kata Riko.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut membekuk 5 tersangka pelaku penyalahgunaan lainnya yakni S, GS, MZ, I dan seorang wanita berinisial SNU. Bukan hanya narkoba, polisi juga turut menyita sepucuk senjata api jenis revolver lengkap dengan amunisinya.

Sementara, tersangka FS warga Jalan Flamboyan Medan Tuntungan kurir narkoba 22 kg sabu ini mengaku bersama temannya EA warga Jalan Asoka Pasar 6 Medan ini mendapat barang haram ini dari Tanjungbalai.

“Mau dibawa ke Medan, saya dapat upah 5 juta perkilonya,” tandasnya.

Khusus SNU, wanita ini ditangkap di Jalan HM Said Medan Timur. Darinya polisi menyita barang bukti 3,91 Gram sabuPolisi masih mendalami apakah SNU hanya sekedar pemakai atau pengedat sabu.

BACA JUGA..  Kabur Saat Pengembangan, Pelaku Jambret Didor

Menurut SNU dalam keterangannya, dia membeli sabu tersebut untuk dikonsumsi. Sabu sabu tersebut dibelinya dengan biaya Rp 1,5 juta.

“Berapa belinya waktu itu?,” tanya Riko kepada SNU.

“Satu juta lima ratus pak,” jawab SNU.

“Enggak kerja. Punya uang satu juta lima ratus buat nyabu. Gitulah ya,” timpal Riko menanggapi SNU sambil menggelengkan kepala.(sor/ras)

EPAPER