Sehari Pasca Musibah Tanah Longsor di Karo, Korban Meninggal Dunia Bertambah

oleh -162 views

POSMETROMEDAN.com – Sehari pasca  musibah tanah longsor penahan tebing jalan dan saluran air yang sedang dalam proses pengerjaan, Minggu (26/09/2021) sekitar pukul 15.08 WIB di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo Sumatera Utara, jumlah korban ditemukan bertambah. Dua pekerja ditemukan lagi dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya diberitakan, akibat tanah longsor pada proyek Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Karo, 5 pekerja tertimbun material tanah. Beberapa jam setelah kejadian 2 pekerja langsung ditemukan, dimana salah satunya dalam kondisi meninggal dunia dan saru lagi mengalami patah tulang. Sementara 3 pekerja lainnya masih dinyatakan hilang.

Korban yang mengalami patah tulang bernama Riswan (23) warga Tanah Seribu, Binjai. Sementara temannya meninggal dunia yang juga ditemukan hampir bersamaan dengannya bernama Agus (22) yang juga merupakan warga Tanah Seribu Binjai.

BACA JUGA..  Dishub Kota Medan Pastikan Tarif Parkir Tidak Naik 

Pencarian hari kedua, Senin (27/09/2021) yang melibatkan berbagai pihak, hingga pukul 15.00 WIB, berhasil menemukan 2 korban (pekerja). Saat ditemukan dari material longsoran tanah, kondisi keduanya telah meninggal dunia.

“Adapun korban yang ditemukan hari ini (Senin) yakni, Rehan (19) warga Dusun 1 Adimulio, Kelurahan Pasar 6 Kuala Mencirem, Kecamatan Sai Bingei, Kabupaten Langkat dan Reza (19) warga tanah Merah Binjai dan satu orang lagi yang belum di temukan yaitu Rian (21) warga Dusun 1 Adimulio,Kelurahan Pasar 6 Kuala Mencirim,Kecamtan Sei Bingei, Kabupaten Langkat,” kata Camat Dolat Rakyat, Jimmi Tarigan SSTP kepada wartawan, Senin (27/09/2021).

BACA JUGA..  Anggota TNI AU Bonyok Dikeroyok di Klambir V, 5 Orang Diamankan

“Sampai pukul 15.00 Wib hari ini, tim yang terdiri dari Basarnas, Kodim 0205/TK, Polres Tanah Karo, BPBD serta dari pihak Kecamatan dan warga setempat telah berhasil menemukan dua orang korban. Dan satu orang lagi yang belum berhasil ditemukan yaitu Rian yang juga warga Tanah Seribu Binjai,” tambah Jimmi Tarigan.

Selanjutnya, Jimmi menjelaskan, tim akan terus berupaya untuk mencari korban yang belum di temukan.

“Mudah mudahan pada hari ini, kita (tim) berhasil menemukan seluruh korban”, sambungnya lagi.

BACA JUGA..  Vaksinasi Tahap II AKBRI 1998 di Medan Lancar dan Tertib

Sementara Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Juspri Nadeak melalui Kabid Kedaruratan Natanail Perangin Angin, kepada wartawan menguatkan penjelasan camat soal penemuan kedua korban meninggal dunia.

“Untuk kedua korban yang telah ditemukan, saat ini jenazah keduanya  sudah di RSU Kabanjahe. Jadi tinggal satu orang korban lagi yang belum di temukan, hal ini karena medan yang sulit yaitu licin dan terjal,” ujar Juspri.

Hingga berita ini di terbitkan team masih melakukan pencarian di tempat kejadian longsor guna mencari 1 korban lagi yang belum di temukan. Apabila belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan Hari Selasa. (lean)

EPAPER