POSMETROMEDAN.com – Sedikitnya 6 rumah semi permanen di Dusun IV kompleks RK, Desa Laubaleng Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi, Jumat (13/08) sekitar pukul 18.00 Wib, tersebut.
Menurut keterangan salah seorang korban, Hiras Manulang (58) mengatakan, bahwa api diduga berasal dari bagian belakang rumah miliknya. Dimana pada saat kejadian korban bersama istrinya sedang duduk di bagian depan rumahnya. Kemudian korban mendengar ada teriakan “api!!! api!!!” dari belakang rumah.
Mendengar teriakan itu seketika korban melihat kebagian belakang rumahnya dan kemudian langsung membuka pintu bagian belakang, ternyata api sudah membesar. Selanjutnya Hiras Manulang bersama istrinya keluar dari dalam rumah karena api semakin membesar.
Sementara itu, seorang saksi bernama Gibson Marojohan Sitanggang (42), juga menerangkan bahwa api yang dilihatnya berasal dari belakang rumah milik Hiras Manulang. Katanya, api cepat membesar.
Seketika itu masyarakat sekitar langsung bersama-sama berusaha memadamkan api. Dan, 15 menit kemudian 1 ( satu ) unit pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut, namun kerugian materil diperkirakan lebih kurang 1.000.000.000 (satu milyar) rupiah.
Api dapat dipadamkan sekira pukul 20.30 Wib oleh masyarakat yang dibantu personil TNI dan POLRI, Sat Pol PP Kecamatan Mardingding dengan dibantu satu unit mobil kebakaran.

Hasil penyelidikan sementara di lapangan, didugapenyebab kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting). Dimana pada bagian rumah milik Hiras Manullang merupakan ruangan kosong dan tempat barang – barang rongsokan yang tidak dipergunakan.
Adapun data korban kebakaran yang berhasil dihimpun adalah Jan Rafael Sitepu (37 tahun), pekerjaan bertani, Lamhot Manurung (40 tahun), pekerjaan bertani, Joster Situmorang (40 tahun), pekerjaan bertani, Hiras Manullang (58 tahun), pekerjaan bertani, Tombang Hutasoit (60 tahun), pekerjaan bertani, Brelius Simbolon (82 tahun), pekerjaan bertani, dan rumah yang dirusak milik Krisman Simarmata (50 tahun) pekerjaan bertani.
Sementara saat ini di tempat kejadian perkara (TKP) sudah dipasangi Police Line, dan selanjutnya pihak kepolisian akan melakukan penyidikan penyebab kebakaran. (okky)












