Wali Kota Tebingtinggi Minta Dinas Pendidikan Buka Layanan Anak Putus Sekolah

oleh -60 views
Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM

POSMETROMEDAN.com-Tahun ini, Kota Tebingtinggi meraih penghargaan Kabupaten/Kota Laik Anak (KLA) kategori madya tahun 2021.

Penghargaan diberikan secara virtual di Aula Balai Kota, Kamis (29/07/2021).

Evaluasi KLA diukur melalui 24 indikator yang mencerminkan implementasi atas 5 klaster substantif konvensi hak anak.

Kelimanya masing-masing, klaster 1; pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak.

Kemudian klaster 2; pemenuhan hak anak atas lingkungan keluarga dan pengasuhan alternative.

Klaster 3; pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan.

Selanjutnya klaster 4; pemenuhan hak anak atas pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya.

BACA JUGA..  BKKBN Sosialisasi Pendataan Keluarga di Desa Kuala Beringin Labura

Terakhir klaster 5; perlindungan khusus anak.

Apresiasi pelaksanaan KLA di daerah diberikan dengan 5 kategori.

Mulai dari kategori Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengucapkan terimakasih atas capaian yang diraih.

Wali kota berharap agar semua pihak tetap bersinergi dan bekerja keras.

Selain itu, dapat semakin meningkatkan hak, perlindungan serta ramah kepada anak di Kota Tebingtinggi.

“Pertama pemenuhan hak-hak anak perlu kita pikirkan. Kedua, perlindungan kepada anak,” tutur wali kota dalam sambutannya.

“Ketiga, ramah kepada anak dan anak sebagai pihak yang harus didengar,” sambungnya.

BACA JUGA..  Tanggap Bencana, Koramil Batang Kuis Cek Kesiapan Damkar

Wali kota juga mengingatkan semua pihak agar memerhatikan pembelajaran terhadap anak.

“Jangan sampai ada anak putus sekolah. Dinas Pendidikan harus membuka layanan anak-anak yang tidak sekolah dan putus sekolah,” imbau wali kota.

“Kepada Dinas P3APM, siapkan call center untuk laporan anak-anak untuk bisa melakukan dialog dengan anak, apa permasalahan anak-anak secara detail,” sambungnya.

Menutup, wali kota mengingatkan bahwa penghargaan merupakan suatu motivasi namun bukan tujuan akhir.

“Tujuan akhir adalah bagaimana anak mendapat tempat, mendapat perlindungan, mendapat keramahtamahan, sehingga anak bisa tentram nyaman,” pungkasnya.

BACA JUGA..  Masyarakat Desa Silandorung Labuhanbatu Diedukasi BKKBN Sumut

Turut hadir, Wakapolres AKBP Sarponi, Sekdako Muhammad Dimiyathi SSos MTP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Bambang Sudaryono.

Kadis P3APM (Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat) Dra Sri Wahyuni MSi.

Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian SSTP MSi, Kasi Binmas Islam Tagor Mulia SSos.

Mewakili Kakan Kemenag, perwakilan Kepala OPD dan Lapas, Wakil Ketua 2 TP PKK Harliaminda SH MKn serta perwakilan Forum Anak dan tamu undangan.(mag-1)

 

EPAPER