POSMETROMEDAN.com – Aksi tawuran seolah memasuki musim baru di Medan. Kawasan Jalan AR Hakim dan Labuhan tergolong paling rawan.
Tawuran antara dua kelompok pemuda kembali pecah di Jalan AR Hakim, Medan, Minggu (4/7/2021) dini hari. Aksi tawuran itu dilakukan kelompok pemuda Jalan Seto dengan pemuda Jalan Pendidikan.
Kedua kelompok tersebut diketahui sudah beberapa kali terlibat tawuran yang dipicu saling ejek dan dendam lama. Aksi lempar batu dan botol kaca pun berlangsung kurang lebih selama lima belas menit.
Batu yang beterbangan di jalanan membuat masyarakat tidak berani melintas dan resah dengan aktifitas tawuran ini. Pedagang di Jalan AR Hakim, Budi Pane mengaku takut tempat jualannya menjadi korban lemparan batu.
“Takut kena sasaran. Saya juga resah dengan tawuran yang sering terjadi,” katanya.
Menurut dia, tawuran antarkedua kelompok pemuda itu baru bubar setelah polisi tiba di lokasi.
“Polisi baru tiba ketika tawuran sudah selesai usai,” katanya.
Dia berharap polisi melakukan patroli terutama di akhir pekan guna mencegah terjadinya tawuran yang merugikan dan meresahkan masyarakat.
Sehari sebelumnya, tawuran antar pemuda juga terjadi di salah satu jembatan di Kecamatan Medan Belawan. Tepatnya pada Jumat (2/7/2021) malam, kedua kubu saling lempar batu dan botol.
Dua kubu yang saling berhadapan yakni remaja Kelurahan Pekan Labuhan dan remaja Kelurahan Medan Belawan.
“Tawurannya terjadi tiba-tiba. Pelakunya anak-anak di bawah umur,” ujar Samsul Bahri, warga setempat, Sabtu (3/7/2021).
Dari keterangan warga, tawuran tersebut dipicu dendam lama dan saling mengejek. Petugas kepolisian yang mendapat laporan tawuran itu langsung berdatangan ke lokasi.
Bersama kepala lingkungan dan beberapa warga setempat, polisi membubarkan tawuran tersebut.
Agar tak terjadi tawuran susulan, para polisi masih berjaga di lokasi. “Polisi masih jaga-jaga ini khawatir ada lanjutan,” ujarnya.(ins/ras)












