LSLI dan Koptan Satahi Lestarikan Ikan ‘Mera’

oleh
Camat Sipirok Sardin Hasibuan SH, lepaskan bibit ikan jurung di aliran air Aek Kinandang, Dusun Hutaimbaru, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok. (Amran Pohan) 

POSMETROMEDAN.com – Kelompok Tani Satahi, Hutaimbaru, Desa Luat Lombang, Sipirok, bersama Lembaga Sipirok Lestari Indonesia (LSLI), berupaya menjaga kelestarian ikan lokal ‘Mera’. Pelestarian itu diwujudnyatakan dengan pelepasan benih ikan jurung (mera), di Lubuk Larangan Terpadu Aek Kinandang, Hutaimbaru, Sipirok, Kamis  (24/6).

Irsan Simanjuntak bersama Amri Yasin Nasution selaku pengurus LSLI, usai pelepasan ikan menyebut, masyarakat melalui Kelompok Tani Satahi, memiliki program dalam mempertahankan kelestarian biota air, berupa ikan lokal jurung (mera) di wilayah itu. Melalui Lunuk Larangan Terpadu itu, diharapkan, warga tak hanya menjaga ikan yang baru dilepas. Tetapi, juga menjaga hutan dan lingkungan, sehingga pasokan air terjaga, dan tegakan hutan dan kekayaan  didalamnya terjaga dengan baik.

“Warga melalui Kelompok Tani Satahi ini, juga aktif menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Apalagi diwilayah ini ada habitat dan koridor orang utan dan juga harimau Sumatera, serta kaya akan satwa langka lainnya,” ungkapnya.

Melalui program pelestarian ikan lokal tersebut sambung Irsan, warga diharap semakin peduli dengan kekayaan alam yang ada dan dimiliki bumi ini diwilayahnya.

Kabid Pengelolaan Taman Hutan Raya, Hutan Kota dan Penghijauan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Ainul Bahri Pohan menyebut, ekosistem ikan tak lepas dari terjaganya sumber air dihutan. Malului program lubuk larangan iti, tentu digarapkan akan dapat dipertahankan keberadaan hutan sebagai pemasok air untuk kehidupan.

BACA JUGA..  Langgar Disiplin Pegawai, Enam ASN Deliserdang Dipecat

“Dengan kegiatan ini, masyarakat semakin peduli dengan lingkungan. Apalagi wilayah itu memiliki kekayaan hayati yang luar biasa. Tentu harus dijaga. Dan juga dikelola karena berpotensi menjadi objek wisata baru,” ungkapnya.

Hal serupa juga diutarakan Camat Sipirok Sardin Hasibuan. Menurutnya, Kegiatan positif tersebut akan berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Lingkungan yang seimbang akan menjadi kekayaan yang tak ternilai. Pemerintah akan terus berupaya merubah mineset masyakat untuk pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya terwujudnya Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera,” ungkapnya. .

BACA JUGA..  Kasdim 0204/DS Letkol(Purn) Makmur Siahaan Purna Tugas

Ketua Koptan Faharuddin Simbolon menyebut, saat ini Koptan dengan 26 anggota ini terus komit menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, dengan kegiatan Lubuk Larangan, kepedulian terhadap alam semakin baik. Tak hanya menjaga koridor orang utan, Koptan itu juga berperan menjaga hutan agar ketersediaan air tidak terganggu. Sehingga kehidupan biota air juga terjaga.

Hadir pada acara pelepasan benih ikan lokal itu, pengurus LSLI, pengurus dan anggota Koptan Satahi, Camat Sipirok, perwakilan Danramil dan Kapolsek Sipirok. Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, pengurus Ikapsi dan undangan lainnya. (ran)