Persalinan Dramatis di Kisaran; Darah Berceceran, Suami Bersihkan Lantai Rumkit

oleh

POSMETROMEDAN.com-Begitu besar perjuangan pihak keluarga dalam proses persalinan almarhum Ripa Nanda Damanik. Sejak dirujuk Puskesmas ke rumah sakti, keluarga terus menyemangati Ripa agar bersabar dan kuat serta terus berdoa.

Kepanikan semakin menyelimuti pihak keluarga, manakala penanganan medis dinilai sangat lamban, meski pasien terus mengerang kesakitan hingga belasan jam.

Puncak dari kepanikan tersebut, belakangan Ripa Nanda Damanik mengalami pendarahan hebat. Darahnya bahkan sampai membasahi lantai rumah sakit (Rumkit). Melihat situasi itu, Jamudthar pun mengambil kain untuk mengepel lantai.

Ini diungkap oleh Jamudthar ketika ditemui wartawan di kediamannya.

BACA JUGA..  Pengendara NMax Tewas Digilas Truck Pengangkut Sepeda Motor di Perbaungan

“Itu darah istri saya keluar terus. Untuk darah di lantaipun saya yang bersihkan. Saya yang mengepel,” kesalnya.

Disampaikan, setelah istrinya banyak kehilangan darah, barulah proses operasi dilakukan. Dan begitu operasi selesai, ‘pukulan’ kuat diterima Jamudthar dan keluarga. Calon anak pertamanya dinyatakan meninggal dunia.

Belum lagi hilang kesedihan itu, sehari kemudian istrinya ikut menyusul bayi mereka. “Kalau mereka cepat tangani, mungkin anak pertamaku ini tidak meninggal,” kesahnya.

Terkait kejadian ini, Penanggungjawab RS Bunda Mulia Kisaran, Binsar P Sitanggang menjelaskan pihaknya telah melakukan pelayanan sesuai standar. Dia menyebut pasien datang dalam kondisi normal dan tidak ada indikasi operasi.

BACA JUGA..  Oknum Polisi Bunuh Ibu

“Pasien datang dalam kondisi fisiologis normal tidak ada indikasi operasi,” ucapnya.

Dia juga menuding keluarga menyuruh pasien merangkak sejauh 5 meter selama 2 jam. Hal itu, katanya, menyebabkan gangguan pada rahim.

“Ada intervensi keluarga untuk menyuruh pasien jongkok dan merangkak merangkak sejauh lima meter itu selama dua jam. Sehingga lepas plasenta di dalam rahim hingga dilakukan operasi,” kata Binsar.

Diberitakan sebelumnya, persalinan dramatis terjadi di RS Bunda Mulia Kisaran. Seorang ibu muda meninggal dunia, sehari setelah anak pertamanya terlahir dalam kondisi tidak bernyawa.

BACA JUGA..  Guru Agama Diduga Cabuli Murid Dimassa

Calon ibu bernasib malang tersebut adalah Ripa Nanda Damanik, istri dari Jamudthar Sinaga (27). Mereka merupakan penduduk Pasar XI, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Asahan.

Kejadian memilukan ini mencuat lewat postingan adik ipar Ripa Nanda Damanik bernama Yulia Sinaga di jejaringan Facebook. Dalam postingan tersebut, Yulia menyoroti penangan pihak rumah sakit, serta kronologi Ripa sampai ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.(*/ras)