Lokasi Narkoba Langkat Digerebek, 30 Orang Diamankan, Lapak Dibakar

oleh
DIAMANKAN: Para pelaku diamankan di kantor BNNP Langkat usai dilakukan razia.(RYAN/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat mengamankan 21 orang laki-laki dan 9 orang perempuan dari lokasi narkotika dan perjudian di Dusun 2, Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai, Langkat.

Itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Langkat AKBP Dr H Ahmad Zaini SH MH, di Stabat, Rabu (26/5/2021).

Ahmad Zaini menjelaskan, sebelumnya mendapat informasi dari warga di kawasan Dusun 2 Desa Perdamaian sekitar perkebunan kelapa sawit ada bangunan yang diduga sering dijadikan tempat melakukan transaksi narkotika dan perjudian jackpot dan tembak ikan.

BACA JUGA..  Jaringan Narkoba di Palas 'Nyangkut' 11 Bandar Dibawa ke Meja Hijau

Kemudian, sekitar pukul 21.30 hingga pukul 24.00 WIB, petugas BNN Langkat melakukan penggerebekan di lokasi tersebut dan menangkap 30 orang beserta berbagai barang buktinya.

Di antaranya sabu-sabu diperkirakan 1 gram, handphone, uang kontan, bong atau alat hisap, mancis, puluhan mesin jackpot dan dua mesin tembak ikan.

“Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif terhadap mereka apakah selaku pemakai, pengedar dan bandar,” katanya.

BACA JUGA..  Sabu dan Ekstasi Disita, 19 Pelaku Narkoba Digelandang

Pihaknya juga pada kesempatan itu menyerahkan puluhan mesin judi jackpot dan mesin judi tembak ikan kepada Polres Binjai guna pengusutan kasus perjudiannya, sementara pihaknya mengusut kasus narkobanya.

Pasca penggerebekan itu, warga Desa Perdamaian bersama aparat desa, aparat Kecamatan Binjai, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat membakar lapak tersebut.

“Karena jelas lapak perjudian jackpot dan judi tembak ikan serta sarang narkoba itu selama ini sudah sangat meresahkan bagi warga disana,” kata Zaini.

BACA JUGA..  Bupati Langkat Inginkan Masjid Pusat Pembinaan Generasi Muda

Hal itu juga dibenarkan Kepala Desa Perdamaian Ridwan SH, sudah kita tegor, surati agar lapak tersebut namun nyatanya tidak juga diindahkan, hingga BNN turun ke lokasi.

“Pihaknya merasa berterima kasih kepada BNN Langkat atas pengungkapan ini semoga ini ada efek jeranya,” katanya.(yan)