Bawa Sabu 4 Kg  ke Medan, Dua Kurir Asal Riau Divonis 20 Tahun Penjara 

oleh -168 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Dua warga asal Pekanbaru, Riau, Eddy Susanto (39) dan Rafianto (24) divonis masing-masing selama 20 tahun penjara. Kedua terdakwa terbukti bersalah menjadi kurir narkotika jenis sabu seberat 4 kg dan pil ekstasi sebanyak 4.497 butir, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (31/3).

Majelis hakim diketuai Safril Batubara sependapat dengan penuntut umum yang menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili, menjatuhkan terdakwa Eddy Susanto dan Rafianto oleh karenanya masing-masing dengan pidana 20 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara,” ujarnya.

BACA JUGA..  Urus dan Perpanjangan SIM Bisa dari Smartphone

Menurutnya majelis, kedua terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dipersidangan.

Usai pembacaan putusan, majelis hakim memberikan waktu selama 7 hari kepada penuntut umum dan penasihat hukum terdakwa untuk menyatakan terima atau banding. Vonis ini sama (conform) dengan tuntutan jaksa penuntut umum Fransiska Panggabean.

Mengutip surat dakwaan, bermula pada 31 Juli 2020, terdakwa Eddy dihubungi oleh Taufik Damanik (DPO) menugaskannya untuk mencari orang yang bersedia menjemput satu karung goni berisikan sabu dan esktasi di Kota Dumai Provinsi Riau. Malam harinya terdakwa Eddy menghubungi Rafi menawarkan apakah bersedia menjemput sabu dan ekstasi dari Taufik Damanik.

BACA JUGA..  POSMETROMEDAN.com, Portal Berita Resmi Koran Posmetro Medan

Lebih lanjut, pada 4 Agustus 2020 Taufik kembali menghubungi Eddy, menugaskannya untuk mencarikan gudang tempat untuk penyimpanan sabu dan ekstasi yang akan diserahkan tersebut. Kemudian, terdakwa Eddy menugaskan Rafi untuk mencarikan tempat penyimpanan sabu dan ekstasi yang akan mereka terima tersebut.

Pada 6 Agustus 2020 sekira pukul 15.30 Wib, terdakwa Eddy dihubungi oleh Taufik Damanik mengatakan bahwa barang bukti narkotika sudah tiba di kota Pekanbaru, serta menugaskannya untuk langsung menjemputnya di Jalan Air Hitam Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Barang haram itu, ia terima dari seorang wanita yang tidak dikenalnya dengan menyerahkan satu karung goni.

BACA JUGA..  Tekan Covid-19 Selama Ramadan dan Idulfitri, Edy Rahmayadi Keluarkan Surat Edaran Tentang Pembatasan Kegiatan

Kemudian, Eddy membawa narkotika tersebut menuju kost terdakwa Rafi di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru mengendarai sepeda motor. Petugas Ditres Narkoba Polda Sumut, yang telah mendapatkan informasi, lantas membuntutinya. Saat Eddy menurunkan narkotika tersebut, petugas langsung menyergap dan melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa.

Dari hasil penggeledahan, ditemukanlah barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4 kg dan pil ekstasi sebanyak 4.497 butir. Diakui terdakwa, jika barang haram tersebut milik Taufik Damanik. (pmg)

EPAPER