Wali Kota Tebing Minta AMTT Laporkan Jika Penerima Bansos Masyarakat Mapan

oleh -141 views
AUDIENSI : Wali Kota Tebintinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menerima audiensi AMTT di balai kota, Kamis (25/3/2021).(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Aliansi Mahasiswa Tebingtinggi (AMTT) melakukan audiensi dengan Walikota Tebingtinggi di Balai Kota Tebingtinggi, Kamis (25/3). Turut hadir Kaban Kesbangpolinmas Zubir Harahap, Kadis Kominfo Dedi P. Siagian dan Kabid Komunikasi Iswan Suhendi.

Pertemuan ini membahas soal perkembangan kondisi masyarakat Kota Tebingtinggi selama pandemi. Baik kondisi sosial, ekonomi dan pendidikan.

Ketua AMTT Peter Munthe menyampaikan hasil survey jejak pendapat dengan masyarakat kepada Walikota Tebingtinggi. Tujuannya agar Pemerintah mendapatkan feedback atas program kerjanya demi tercapainya tujuan Pemerintah.

“AMTT Melaporkan terkait beban orangtua siswa yang dominan bekerja. Sehingga tidak dapat melakukan pengajaran terhadap anak, mengingat ini di tengah pandemi para siswa belajar di rumah,” kata Peter.

Selain itu, perlunya peninjauan klasifikasi penerimaan bantuan sosial yang berkembang di masyarakat. Kemudian, menyarankan agar Pemerintah lebih intens dalam hal pendataan warga yang belum melakukan pendataan pindah wilayah untuk tertib administrasi kependudukan.

“Agar bantuan sosial dapat disalurkan secara merata dan tidak terkendala karena administrasi kependudukan. Sebab memang masyarakat malas mengurus administrasi kependudukan setelah pindah alamat,” urai Peter.

BACA JUGA..  Eksekusi Lahan Proyek Bendungan Lausimeme Nyaris Ricuh

Disamping itu juga, AMTT melaporkan kegiatan ruang belajar yang dilakukan kepada anak-anak di kawasan rusunawa Kota Tebingtinggi.

Terkait itu, Wali Kota Tebingtinggi mengapresiasi kinerja AMTT yang benar-benar hadir di tengah kondisi masyarakat sedang tidak baik. Selain itu, ikhlas mengabdikan diri untuk perubahan sosial masyarakat Kota Tebingtinggi yang lebih baik.

“Terkait orang tua yang kesusahan mengajarkan anak itu benar sekali, namun itulah yang terjadi sampai saat ini. Kita belum ada instruksi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk pembelajaran tatap muka sampai nanti Tahun Ajaran baru nantinya,” ucap Wali Kota.

Wali Kota Tebingtinggi juga mengatakan, memang distribusi bansos berdasarkan administrasi kependudukan banyak yang terkendala akibat sebahagian warga tidak mengurus administrasi kependudukannya pada saat pindah alamat.

“Untuk itu kita akan sosialisasikan hal ini dan akan kita lakukan pendataan untuk kepengurusan administrasi kependudukan,” Kata Wali Kota.

BACA JUGA..  Pansus DPRD Langkat Minta Pendapatan Daerah Ditingkatkan

Wali Kota Tebingtinggi menyampaikan perihal vaksinasi bahwasanya Pemerintah Tebingtinggi akan mengusahakan agar seluruh elemen masyarakat akan divaksinasi sebelum tahun 2022.

“Persoalan vaksin kita terima baru 2.400 vaksin. Sekarang kita berjuang dapat 5.200 yang pertama guru, pedagang, lansia. Ini juga bertahap serta tokoh agama karena berhubungan langsung dengan jemaat,” sebut Wali Kota.

“Kita ibarat distribusi dari Pusat ke Provinsi juga terbatas, maka kita juga terus intensif surati ke Provinsi. Kami tetap pakai skala prioritas,” sambung Wali Kota.

Prioritas vaksin gratis diutamakan untuk guru, pedagang pasar, lansia dan Tokoh Agama.Sedangkan tenaga kesehatan dibayar dari APBD.

“Sampai kapan selesai?. Kita tergantung pada vaksinnya, kita harapkan cepat bulan Agustus – September sudah selesai maunya kita, tapi tergantung pada Provinsi,” ujar Wali Kota.

Soal bantuan sosial yang memang sebagian besar adalah berasal dari Pemerintah Pusat termasuk PKH, BLT dan lainnya itu hak dan wewenang kementerian.

BACA JUGA..  Kerjasama ALDA KITA, Disepakati RSU Delia dan Disdukcapil Langkat

“Tentang bantuan pangan non tunai, bantuan pekerja dibawah 5 juta, bantuan UMKM, sama sekali kita tidak ikut menentukan siapa mereka yang dapat tapi dari Kementerian yang menentukan,” urai Wali Kota.

Wali Kota menegaskan kepada AMTT, apabila ada masyarakat yang tidak layak mendapatkan bansos atau dianggap mapan agar segara laporkan kepada Pemko Tebingtinggi.

“Saya ingin kita dampingi terus penyaluran bansos ini, saya minta kepada AMTT,” pinta Wali Kota.

Wali Kota mengucapkan terimakasih kepada AMTT yang sudah mau bersinergi dengan Pemerintah. Sebab menurut Wali Kota, AMTT bisa membantu untuk masuk ke masyarakat.

“Mungkin ada yang tertinggal, terlupakan, terlewati. Tujuan kita mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan untuk kegiatan ruang belajar di rusunawa Pemko Tebingtinggi akan membantu dan mendukung,” pungkas Wali Kota.(mag-1)