Polisi Olah TKP Diskotek Sky Garden, Wartawan Diancam Bunuh

oleh -635 views
OLAH TKP : Petugas gabungan melakukan olah TKP di Diskotek Sky Garden.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Seorang wartawan media elektronik diancam bunuh oleh orang yang diduga suruhan bos Diskotek Sky Garden.

Peristiwa itu terjadi saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di Diskotek Sky Garden.

Polisi melakukan olah TKP karena istri seorang anggota Brimob bernama Rani Afriza alias Tetha tewas diduga akibat overdosis pil ekstasi.

Rani merupakan istri dari seorang anggota Brimob Pelopor A Binjai, Bripka Edi Haryono.

“Awalnya biasa saja. Bahkan saya juga sempat ngobrol sama Tongat dan Samsul (pengelola diskotek),” kata Dicky ketika dikonfirmasi Sumut Pos (Grup POSMETRO MEDAN), kemarin (15/3).

BACA JUGA..  Gelapkan Sepmor Pegawai Pengadilan Agama, 5 Pria Diciduk Polsek Lubuk Pakam

“Saya tanya lagi, kenapa ketua? Enggak apa-apa jawab ketua itu,” sambungnya.

Suasana berubah menjadi panas ketika dua oknum wartawan berinisial RG dan M muncul menemui pengelola diskotek.

Dicky mendapat intimidasi hingga ancaman akan dibunuh.

Bahkan, dokumentasi yang ada di telepon selular Dicky juga digeledah oleh orang suruhan dari Bos Sky Garden.

Kedua oknum wartawan yang diduga melindungi usaha ilegal ini, kata Dicky, sempat berujar kalau wartawan dilarang melakukan tugas peliputan.

BACA JUGA..  Puluhan Kilo Sabu dan Inex Diamankan di Perairan Asahan

Puluhan pria kemudian mendatangi Dicky dengan pernyataan lantang.

“Bapak wartawan ya? Kalau naikan berita bagus-bagus, nanti kami masukan kau ke parit mayat. Mau kau,” ujar Dicky menirukan ucapan seorang pria berperawakan kecil dan rambut ikal seraya menarik kerah bajunya.

Parahnya, ancaman dan intimidasi yang dialami Dicky dilakukan para preman itu hadapan personel kepolisian.

Dicky pun terpaksa buru-buru meninggalkan olah TKP yang dilakukan polisi karena keselamatannya sudah terancam.

BACA JUGA..  Dilapor Warga, Bandar Sabu Dicokok Polsek Sunggal 

Diberitakan sebelumnya, makam istri anggota Brimob Pelopor A Binjai di TPU Rambung dibongkar pihak kepolisian, Senin (15/3/2021) siang.

Langkah ini diambil untuk dilakukan outopsi demi menguak kematian almarhumah.

Rani Afriza alias Tetha dilaporkan meninggal dunia, Senin (8/3/2021) lalu.

Nyawa istri Bripka Edi Haryono tersebut tak tertolong akibat over dosis narkoba.(ted/pmg)

 

 

 

 

 

 

 

EPAPER