Emosi Tak Dikasih Uang, Pipi Istri Disayat, Lehernya Ditikam 2 Liang

oleh -2.095 views
OLAH TKP : Petugas melakukan olah TKP usai pasutri Suwandi dan Sri Wanti bertengkar.(SMG/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Tindakan keji terjadi di Marelan, Senin (8/3/2021) sekira pukul 13.30 WIB.

Seorang suami tega menikam leher istrinya sebanyak 2 liang lalu kabur. Tak hanya itu, pipi korban juga disayat.

Perbuatan tersebut dilakukan Suwandi (38) terhadap Sri Wanti (40) di rumah mereka, Jalan Marelan 1, Pasar IV Barat, Lingkungan 10, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan.

Keterangan diperoleh, kejadian bermula saat Suwandi pulang ke rumah dan meminta uang kepada istrinya.

BACA JUGA..  Polres Labuhanbatu Tangkap Lepas Oknum Ormas Penganiaya Warga

Karena tidak diberi, pria ini murka lalu mengambil pisau.

Berikutnya, dia mendatangi korban yang sedang menemani tidur anaknya di kamar.

Dengan beringas dia menghujamkan pisau dapur ke leher sang istri.

Korban sempat melakukan perlawanan namun kalah kuat.

Tak ingin nyawanya melayang sia-sia, perempuan ini berlari keluar rumah sembari meminta tolong.

Sementara pelaku kabur sambil membawa pisau yang digunakannya melukai korban.

Ibu korban, Wagiyem (60) mengatakan, dirinya hanya mengetahui anaknya sudah berlumur darah sambil minta tolong saat keluar rumah.

BACA JUGA..  Penjagal Kucing di Mandala Ditahan

“Aku tahu anakku teriak – teriak minta tolong, aku lihat pipi dan lehernya uda banyak darah. Sedangkan pelaku sudah gak ada didalam rumah,” ucapnya.

Dengan kondisi anaknya berlumuran darah, Wagiyem meminta tolong warga untuk dibawa korban ke rumah sakit.

Warga pun langsung membawa korban ke rumah sakit.

“Anak saya dan suaminya memang sering ribut, karena pelaku tak bekerja dan tahunya minta uang sama istrinya,” ungkap Wagiyem.

BACA JUGA..  Pembunuhan di Kuburan China, Korban Dihabisi Kekasih Sejenis

Sementara itu, Kepala Lingkungan 10 mengatakan kalau pelaku dan korban sudah lama berumah tangga dan tinggal di lingkungannya.

Ia tidak mengetahui permasalahan keributan pasangan suami istri tersebut.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari dikonfirmasi belum dapat dilakukan. Sebab dihubungi via telepon tidak menjawab.(fac/ras)

EPAPER