MANDIRI SYARIAH

Sadis! Ibu Dibunuh, Pisau Menancap di Bawah Pusat

oleh -270 views
TEWAS : Sartini ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di rumahnya.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Pembunuhan sadis terjadi di Langkat. Seorang ibu paruh baya ditemukan tewas di rumah kontrakannya, dengan kondisi pisau masih menancap di perut bawah pusat.

Kejadian ini sontak menghebohkan warga sekitar Dusun Sei Ruan, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Langkat, Senin (11/1/2021) pagi. Polsek Kuala pun turun mengamankan lokasi dan melakukan identifikasi jenazah.

Mayat Sartini (55) pertama kali ditemukan Ponike alias Atik (40) warga Dusun V Handayani, Desa Sidomakmur, Kuala, Langkat. Pagi itu dirinya datang untuk mengantar belanja pesanan korban.

BACA JUGA..  Honda Bagikan Pertanda Motor Harus di Servis

Beberapa kali dipanggil, korban sama sekali tidak menjawab. Penasaran, Atik coba memanggil dari belakang rumah. Namun karena melihat pintu terbuka, dia langsung masuk.

Begitu terkejutnya dia. Korban didapati sudah tergeletak tak bernyawa. Pada bagian perut, dibawah pusat dekat kelamin tampak pisau masih menancap.

Seketika itu juga saksi menjerit minta tolong sembari berlari memberitahu warga sekitar. Tak lama, warga berdatangan ke lokasi temuan lalu memberitahu kades setempat dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA..  Kapolresta, Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang Bukti Vaksinasi Covid -19 Aman Untuk Kesehatan

Dari hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban didapati luka bacok pada pergelangan lengan kiri, luka sayatan pada leher, luka pada pipi kanan, luka tusuk pada perut bagian bawah dekat kemaluan dan luka pada sebelah kiri kepala.

Selain pisau, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya berupa satu senter (saat ditemukan masih menyala), pecahan pintu samping rumah yang dirusak, pecahan batu batako, sepucuk senapan angin yang menempel dekat tubuh korban.

BACA JUGA..  Sungai Babura Meluap, Warga Diminta Waspada

Kemudian, dua kayu sepanjang lebih kurang 50 centimeter dengan bekas bercak darah, satu bambu kurang lebih sepanjang 1,20 centimeter, dan satu besi bulat kurang lebih panjang 1,5 meter.

Terkait kasus ini, anak korban, Darmono (40) sangat berharap kepada aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku.

“Saya sebagai anak dan keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku,” pintanya sembari menyebut jika selama ini ibunya tinggal seorang dirinya.(bbs/ras)