MANDIRI SYARIAH

Hewan Ternak Dimangsa Harimau, Warga Minta Bantuan ke Pemkab Langkat

oleh -189 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Pemkab Langkat menerima audiensi Balai Besar Konservasi SDA Sumut dan masyarakat Langkat. Kunjungan itu membahas konflik harimau Sumatera yang memangsa ternak warga di tiga kecamatan; Kecamatan Bahorok, Besitang dan Batang Serangan.

Audiensi ini diterima Bupati Terbit Rencana PA, melalui Sekdakab dr. H. Indra Salahudin, di Ruang Rapat Sekda, didampingi Asisten II Ekbang H. Hermansyah, kepala BAPPEDA H. Sujarno, Kadis Pertanian Nasiruddin, Kahlakar BPBD H. Irwan Syahri, Camat Bahorok, Besitang dan Camat Batang Serangan, Senin (18/01/2021)

Pada kesempqtan tersebut, warga diwakilkan tiga Kades; Tetap Ukur Ginting dari Desa Batu Jongjong, Ngemat Ginting dari Desa Lau Damak dan Malik Nasuyion dari Desa Timbang Lawang. Kepada Pemkab mereka mengaku bahwa desa merelah yang terbanyak (sapi) menjadi mangsa si raja hutan.

BACA JUGA..  Bupati Sergai Ajak Masyarakat Tionghoa Jaga Kerukunan Umat

Dikesempatan itu Kades Jonjong menyampaikan harapan warga, meminta bantuan dari pemerintah dan KSDA, untuk memberikan konpensasi atas hewan ternak yang menjadi korban harimau. Serta meminta, agar harimau yang sangat meresahkan tersebut, dievakuasi ke lokasi yang jauh dari permukiman warga.

Sementara KA Balai Besar KSDA Sumut Hotmauli Sianturi didampingi kabid wilayah I KSDA Mustafa Imran Lubis, Kabid wilayah TNGL Ruswanto dan Kasi wilayah I Herbert Aritonang, menjelaskan, pihaknya tidak dapat memberikan konpensasi. Sebab menurutnya, tempat dimasangsanya hewan ternak masih di lokasi TNGL, yakni kawasan para hewan berkembang biak, sesuai aturan perundang-undangan.

BACA JUGA..  M Rapi Ginting Kembali Pimpin DPD PAN Tanah Karo 

Jadi solusi yang dapat diberikan kepada masyarakat untuk jangka pendek, agar warga memasukkan hewan ternaknya ke dalam kandang.

“Kami juga akan mencoba mengevalusi translokasi Harimau, dengan melakukan metode pemasangan kandang jebakan. Sebelum itu berhasil, baik hewan dimasukkan ke kandang,” sebutnya.

Selain itu, sambung Hotmanuli, pihaknya akan menyediakan pos penjagaan, bekerjasama dengan pemerintah Desa dan pihak terkait lainnya termasuk Pemkab Langkat. juga melakukan upaya jangka panjang lainnya. Seperti aspek legilitas kawasan untuk pertenakan, didaerah TNGL yang dekat permukiman warga.

BACA JUGA..  Dimas Tri Adji Usulkan Subsidi Uang Sekolah

Caranya, bermitra dengan KPH melalui perhutanan sosial dan sylvopastura, atau kemitraan koservasi KTHK dengan TNGL .

“Sehingga kedepan, jika ada hewan ternak warga yang dimangsa, dapat diberikan bantuan dari pemerintah daerah /pusat,” ungkapnya.

Sementara Sekda menyatakan, Pemkab Langkat akan ikut serta dan membantu menyelesaikan personal tersebut. Termasuk upaya legalistas lokasi yang akan dilakukan KSDA Sumut. Agar kedepan, masyarakat medapatkan ganti rugi, jika hewan ternaknya kembali dimasang harimau. (sut)