MANDIRI SYARIAH

Reses Penghujung Tahun, Layanan Kesehatan jadi Keluhan Warga

oleh -74 views

POSMETROMEDAN.com – Anggota DPRD Kota Medan Haris Kelana Damanik ST menggelar Reses I Masa Sidang I tahun 2020, selama dua hari, Senin (21/12) dan Selasa (22/12) di Jalan Abdul Sani Muthalib Lingkungan 10, Kel. Terjun, Kec. Medan Marelan.

Reses guna menampung masukan dan saran dari masyarakat, terkait sejumlah persoalan dalam hal ini menghadirkan pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemko Medan dari Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Dinas Pekerjaan Umum. Turut hadir pula pihak Kecamatan Medan Marelan beserta sejumlah lurah dan kepala lingkungan.

Salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Terjun, Abdul Muis mengapresiasi reses yang diadakan anggota DPRD Kota Medan Haris Kelana Damanik. “Karena melalui kegiatan ini masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah terkait kondisi lingkungannya saat ini,” katanya.

BACA JUGA..  Akhyar Tandatangani Nama Plt BUMD Kota Medan

Haris Kelana Damanik dalam sambutannya, mengatakan reses yang diadakan ini sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui wakil rakyat yakni anggota DPRD Kota Medan.

“Apa yang menjadi keluhan masyarakat di lingkungan masing – masing dapat disampaikan secara langsung dan hal ini akan diteruskan ke Pemerintah Kota Medan untuk disikapi secara maksimal,” ujar Haris.

BACA JUGA..  Pembangunan Tangki Septik Kedap Sebagai Bentuk Kepedulian

Sejumlah hal mengemuka dalam Reses, yang paling banyak dipertanyakan adalah soal layanan kesehatan (BPJS) gratis bagi warga kurang mampu.

“Saya dan sejumlah rekan pengemudi beca bermotor sangat berat jika harus menanggung  iuran BPJS tiap bulan, apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Bagaimana caranya agar kami bisa mendapatkan BPJS gratis?” tanya Samsuri, salah seorang warga.

Ada juga warga lainnya yang mempertanyakan soal Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sudah tidak bisa digunakan lagi.

Menjawab itu, Kepala Puskesmas Terjun dr Rossa R Hasibuan mewakili Dinas Kesehatan mengatakan, untuk mengetahui apakah layanan KIS masih berlaku atau tidak bisa dicek secara online.

BACA JUGA..  Gaya Hidup Sehat dan #Cari_aman Jadi Senjata Masa Pandemi

“Soal itu, adalah kewenangan BPJS. Tapi yang dapat kami sampaikan, masyarakat dapat menempuh prosedur melalui pihak-pihak terkait untuk mendapatkan layanan gratis tersebut,” katanya.

Sementara hal lain yang ditanyakan warga di antaranya soal lampu penerangan jalan serta parit atau drainase yang rusak.

“Itulah makanya melalui reses ini, kami ingin mendata apa yang terjadi dan diperlukan masyarakat. Sehingga kami dapat memperjuangkannya melalui saluran resminya yakni instansi terkait,” tegas Haris. (bdh)