Salahsatu Korban Anak Hilang di Langkat Datangi Ibu, Senyum lalu Pergi

oleh -105 views
DICARI : Tiga bocah hilang misterius hingga kini masih dicari keberadaannya.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Hingga kini tiga anak yang hilang misterius di Kabupaten Langkat Sumatera Utara belum juga ditemukan. Namun salah satu korban, Nizam Auvar (7) pulang ke rumah dan menemui ibunya (Darmi) dalam mimpi.

“Hati hati kecil saya yakin anak kami masih hidup dan sehat wa alfiat. Orang rumahku (istri) pernah malam kedua mimpi ketemu anak kami pulang,” beber ayah Nisam, Sarkim kepada wartawan, Kamis (19/11)

“Pas pulang dalam mimpi itu ditanyai sama mamaknya, dari mana Zam? Tapi anak kami itu tidak menjawan. Dia (Nizam) hanya lepas senyuman, ketawa aja,” lanjutnya.

BACA JUGA..  Gubernur Tinjau Lokasi Banjir di Medan - Deli Serdang, Siapkan Pengungsian Sementara Bagi Ribuan Warga Terdampak

Sarkim mengaku tak pernah putus asa. Ia terus berusaha dan berdoa agar dapat bertemu kembali dengan anaknya.

Meski sudah memasuki hari ke-33, Nizam dan keluarga korban lainnya terus memanjatkan doa kepada Sang Pencipta.

“Usaha dan doa terus kami lakukan sampai anak-anak kami ketemu. Hati nurani saya bilang anak itu masih hidup,” duga Sarkim.

Senada diungkap ahli spiritual, Ki Ageng. Di beberapa kesempatan, ia sempat kontak bathin dengan ketiga anak yang hilang di dimensi lain.

“Anak-anak itu semuanya Insyaallah masih hidup dan sehat. Mereka aman, tidak dilakukan tidak baik. Kemarin ada tiba-tiba sempat tertembus ke anak-anak itu,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Puluhan Rumah Terbakar di Belawan 

Sementara, tim gabungan Polsek, Polres langkat dan Polda Sumut masih terus mengembangkan pencarian ketiga korban. Tim khusus yang sudah dibentuk sama sekali belum menemukan titik terang.

Diketahui, ratusan warga Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat heboh. Tiga orang bocah hilang sejak Minggu (18/10).

Ketiga anak masing-masing, Nizam Auvar Reza (7), Alfisah Zahra (7) dan Yogi Tri Herlambang (7). Mereka putera-puteri dari pasangan suami istri, Sarkim-Darmi, Alamsyah-Masdiani dan Hartoyo-Susi.

BACA JUGA..  Prediksi Pertandingan Liga Jerman: FC Koln vs Wolfsburg

Ketiga anak masih duduk di kelas dua SD No 057187 Pulka. Menurut penuturan warga, ketiganya meninggalkan rumah sekira pukul 11.00 WIB.

Terakhir kali terlihat, ketiganya sedang melihat beko yang sedang membuat parit. Setelah itu mereka berjalan menuju jalan besar.

“Tepatnya di palang kembar PT LNK,” kata seorang pekerja kebun yang saat itu sedang melintas pulang kerja.

Sekitar 500 an warga terus menyisir kebun tempat terakhir kali ketiganya terlihat. Para normal pun diturunkan untuk ikut menerawang posisi bocah.(bbs/sut)