Paulina Aprilia Siallagan, Anak Penambal Ban Jadi Lulusan Bintara Polri Terbaik 2020

oleh -500 views
BERSAMA: Paulina Aprilia Boru Siallagan, lulusan Bintara terbaik Polri diabadikan bersama keluarga.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Suasana bahagia menyelimuti keluarga Tukul Siallagan (52) dan Lamtiurma (45) warga perumahan Permata Regency, Kabupaten Tangerang, Banten. Putri mereka, Paulina Aprilia boru Siallagan (19) lulus dan diterima di Bintara Polri tahun 2020 dengan peringkat no 1.

Tukul yang sehari-hari bekerja sebagai penambal ban di samping rumahnya mengaku senang dan bersyukur. Paulina, anak kedua dari tiga bersaudara itu, diterima jadi Casis Bintara Polri.

“Kalau mendengar cerita dari beberapa orang, untuk masuk Polisi tak hanya pintar dan fisiknya mendukung, tapi juga harus memiliki banyak uang hingga ratusan juta rupiah,” kata Tukul.

“Tapi Puji Tuhan anak saya tidak ada biaya apa-apa. Kalau kami disuruh membayar, dari mana kami dapat uang, kami hanya penambal ban,” sambungnya.

BACA JUGA..  Edhy Prabowo, Menteri Ketiga Tersandung KPK

Dijelaskan Tukul, untuk meluluskan keinginan anaknya masuk Polisi, persiapan fisiknya dilakukannya sendiri.

“Paulina latihan fisik sendiri, sampai hari pas tes, dia (Paulina) bangun pagi-pagi untuk melakukan pemanasan. Semangat latihannya luar biasa,” ucapnya.

Kata Tukul, Keinginan putrinya untuk masuk Polisi itu merupakan kemauan sendiri.

“Sebagai orang tua, saya hanya memberi dukungan dan doa buat Paulina. Bahkan untuk persyaratannya diurus sendiri, karena pada waktu itu saya sedang berada di Medan. Jadi saya pulang tinggal tanda tangan saja,” jelasnya.

Sementara itu, Paulina Aprilia Br Siallagan merupakan lulusan SMA 11 Sepatan Kabupaten Tangerang. Ketika ditemui, ia mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya.

HARU : Paulina Aprilia Boru Siallagan terharu dan langsung memeluk sang ibu begitu mengetahui dirinya menjadi lulusan terbaik Bintara Polri tahun 2020.(IST/POSMETRO MEDAN)

“Puji Tuhan, saya bisa lulus menjadi casis Bintara Polri. Semua ini berkat dukungan dan doa kedua orang tua saya,” ucap Paulina dengan airmata bahagia sambil memeluk kedua orangtuanya.

BACA JUGA..  Sor Nyuci, IRT Hanyut di Sungai Silau

“Mereka yang selalu mendukung kemauan saya. Pokoknya saya bangga mempunyai orang tua seperti mereka. Terimakasih mak, terimakasih pak,” lanjutnya.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar memimpin Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (panda) dalam Penerimaan Bintara Polri T.A. 2020 Panda Banten. Kegiatan dilakukan di Aula Serbaguna Mapolda Banten, Jumat (13/11).

Dari 286 yang mendaftar, terpilih 209 orang sebagai lulusan. Polki 192 orang dan Polwan 17 orang. Mereka terdiri dari Ba PTU 204 orang, Polki 189 orang dan Polwan 15 Orang.

Kemudian Bakomsus Polki 2 orang, dan Ba Rekpro 3 orang (Polki 1 orang dan Polwan 2 orang).

“Proses seleksi dapat berjalan baik. Hal ini dapat terwujud, bukan hanya karena adanya perbaikan kultur dan sistem seleksi yang terus dilakukan oleh Polri, namun juga sangat ditentukan oleh tingginya integritas dan komitmen dari seluruh pihak,” sebut Irjen Fiandar.

BACA JUGA..  Berkas Penembakan Anggota Polisi di Medan Dikirim Ke Jaksa

“Baik panitia seleksi, unsur pengawas, orang tua wali, maupun dari para peserta itu sendiri, untuk benar-benar taat kepada prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Tegaknya komitmen dan moralitas dari seluruh pihak untuk mewujudkan penerimaan anggota Polri yang clear and clean,” sebutnya.

Fiandar juga menyampaikan, kepada yang dinyatakan tidak lulus jangan berputus asa. Jadikan seleksi yang telah ditempuh sebagai media untuk memperkaya pengalaman.

“Sehingga lebih siap untuk kembali mengikuti seleksi pada masa yang akan datang,” tegasnya.(ncc)