Hari Ini 7139 Guru Honor & Tenaga Operator Terima Dana Bantuan dari Pemko Medan 

oleh -144 views

POSMETROMEDAN.com – Sebanyak 7.139 guru honor dan tenaga operator sekolah di Medan dipastikan hari ini (5/11) akan menerima dana bantuan non sertifikasi sebesar Rp18,1 Miliar lebih dari Pemko Medan. Pencairan dana tersebut terhitung Januari sd Juni 2020 (semester I) dan akan ditransfer ke rekening masing masing.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Ka Disdik) Kota Medan, Adlan (foto) didampingi staf Muliadi dan Ilhama Triwandoko menyampaikan, hari ini (Rabu) pihak Disdik Medan akan merampungkan validasi Bank rekening para guru. Hal itu memastikan rekening penerima kondisi aktif.

“Besok pagi validasi Bank sudah clear. Setekah siap, langsung kita serahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Pemko Medan. Karena melalui BPKAD nanti pencairannya,” terang Adlan, Rabu (4/11).

BACA JUGA..  Soroti Menteri Kabinet Jokowi Rajin ke Medan, Rocky Gerung: Ada yang Mau Ditopang

Ketika dikonfirmasi ke BPKAD Pemko Medan melalui Kabid Anggaran Syahrial membenarkan pihaknya tinggal menunggu verifikasi Bank dari Disdik. Setelah pihaknya menerima hasil verifikasi maka selanjutnya akan menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

“Begitu kami terbitkan SP2D nya lalu kami kirim ke Bank Sumut maka sudah dapat transaksi transfer ke rekening para guru,” sambung Syahrial.

Masih menurut keterangan Kadisdik Kota Medan, Adlan, anggaran bantuan guru honor tersebut bersumber dari APBD Pemko Medan. Anggaran itu guna membantu kesejahteraan guru demi tercapainya peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan.

BACA JUGA..  Pemko Akan Bentuk Tim Tunggakan Pajak Daerah dengan Kejari Medan

Ditahun 2020, Pemko Medan mengalokasikan dana di APBD sebesar Rp40 Miliar lebih. Untuk guru honor sekolah negeri sebesar Rp23 Miliar lebih dan guru honor swasta sebesar Rp14,2 Miliar lebih. Sedangkan untuk bantuan operator Dapodik Rp3 Miliar lebih.

Ditambahkan Adlan, adapun guru honor dan operator Dapodik yang menerima bantuan yang bertugas sebagai guru honor di sekolah negeri dan swasta serta operator dapodik per Juni 2020 sebagai tenaga guru honor sesuai SK pengangkatan minimal 2 tahun yang diterbitkan Kepala Sekolah. Ketentuan itu mulai dari tingkat TK hingga SMP sederajat dan tidak mendapatkan dana sertifikasi.

Sedangkan jumlah bantuan yang diterima para guru honor bervariasi berdasarkan lama bertugas. Untuk guru di sekolah negeri dibagi 3 klaster yakni Rp600 ribu, Rp800 ribu dan Rp1 Juta perbulannya. Sementara di sekolah swasta mendapat Rp250 ribu per bulannya. Dan untuk tenaga operator di sekolah negeri mendapat Rp600 ribu perbulannya.

BACA JUGA..  AMPI Bertekad Menangkan Pasangan Bobby Aulia

Secara rinci para guru honor yang mendapat bantuan tersebut yakni TK Negeri = 4 orang, SD Negeri = 2.042, SMP Negeri = 291 orang. Sedangkan TK Swasta = 586 orang, SD Swasta = 2.489 orang, SMP Swasta = 1.424 dan tenaga operator = 303 orang. Jumlah keseluruhan 7.139 orang meliputi guru di negeri = 2.337 orang dan sekolah swasta = 4.499 orang. (ali)