Paku & Tinta Alat Peraga Pencoblosan Dinilai Rentan Penyebaran Covid-19

oleh -58 views

POSMETROMEDAN.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan masih menunggu secara teknis dari KPU RI terkait alat peraga berupa paku dan tinta yang selama ini digunakan melakukan pencoblosan yang dinilai rentan penyebaran Covid-19.

“Selama ini kan pakai paku untuk mencoblos. Dan tidak mungkin jika masih dipakai bergantian atau terus menerus oleh pemilih. Demikian juga tinta yang digunakan untuk pemilih yang selesai mencoblos. Itu kan dicelupkan. Jadi kita masih menunggu secara teknis, seperti apa alat peraga pengganti paku dan tinta tersebut,” ujar Komisioner KPU Medan Edy Suhartono kepada wartawan, kemarin (6/10).

BACA JUGA..  Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik Hadiri Bimtek PPK KPU Binjai

Saat ini, KPU telah melakukan upaya pengurangan jumlah pemilih di TPS yang selama ini mencapi 800 orang per TPS menjadi 500 orang.

Sedangkan dengan pertemuan (kampanye) terbuka, KPU Medan meniadakannya dan mengganti dengan rapat terbatas dan tatap muka dengan kapasitas yang terbatas 50 orang.

Hal ini sesuai Peraturan KPU Medan nomor 13/2020, pada Pilkada lanjutan di tengah Covid-19 ini KPU Medan meniadakan kampanye terbuka.

BACA JUGA..  KPU Medan Gelar Simulasi Pemungutan, Penghitungan Suara & Penggunaan Sirekap

“KPU Medan memperbolehkan kampanye terbatas atau tatap muka terbatas antara masyarakat dengan pasangan calon.

Pada kampanye terbatas ini, ungkapnya maksimal pesertanya 50 orang dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Artinya Pilkada di tengah pandemi covid 19, senantiasa mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya. (ril/ali)