Modus Calo Masuk Bintara Polri, Aipda ZL Raup Ratusan Juta Rupiah

oleh -87 views

POSMETROMEDAN.com – Personel Sattahti Polres Binjai berinisial Aipda ZL dilaporkan dua orang warga ke Polres Binjai. Aipda ZL ditengarai melakukan penipuan hingga ratusan juta dengan modus calo masuk Bintara Polri.

Kedua pelapor masing-masing, Laini Agustina (53) warga Jalan Cempaka, Lingkungan VII, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara dan Sofian (42) Warga Jalan Sauh, No 20, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat.

”Saya sudah ditipu oleh oknum polisi berinisial Aipda ZL dengan nilai uang sejumlah 240 Juta rupiah. Katanya dia bisa menjebolkan anak saya menjadi bintara polwan,” kata Laini saat ditemui media belum lama ini.

Laini mengaku mengenal Aipda ZL di salah satu warung makan di Jalan Jendral Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mukur, Kecamatan Binjai Barat.

“Selanjutnya beliau sering datang ke rumah untuk menawarkan janji yang mampu meluluskan calon bintara Polwan maupun Polri,” tutur Laini.

BACA JUGA..  Kakak Dinikahi, Adik Digauli, Mertua Emosi, Lubis Dibui

Kepada Laini, Aipda ZL juga mengaku memiliki kenalan seoramg jenderal di Mabes Polri. Nah, melalui jenderal tersebut nama calon Bintara bisa ‘dititip’ untuk diluluskan.

Laini dan keluarganya pun tertarik untuk menyerahkan uang kepada Aipda ZL. Total yang diraup Aipda ZL sekitar Rp240 juta.

“Trik pun dimainkan oleh Aipda ZL. Awalnya dia (Aipda ZL) memasangkan alat olahraga treadmil dan restok di rumah,” ungkap Laini.

Dari situlah penarikan uang dimulai sebesar Rp7 juta. Selanjutnya secara bertahap hingga mencapai Rp 240 Juta rupiah.

“Yang hanya meleskan anak saya selama 2 bulan lamanya,” katanya.

Parahnya, setelah menerima uang Aipda ZL tidak perduli lagi dengan janjinya. Bahkan, anak Laini yang dijanjikan masuk polisi tidak diarahkan untuk mendaftar.

”Setelah menerima uang tersebut, Aipda ZL tidak lagi perduli dengan anak saya. Akhirnya anak saya tidak mengikuti tes Bintara Polri tahun 2020 ini,” sebutnya.

BACA JUGA..  Briptu AS Digerebek Warga Nyabu di Gubuk

Aipda ZL kemudian menjanjikan anak korban untuk didaftar ulang tahun 2021. Namun janji Aipda ZL tidak dihiraukan keluarga Laini.

“Kami telah ditipu dan sudah kami laporkan ke Polres Binjai. Bukti laporan sudah kami pegang,” sebut Laini.

“Laporan diterima dengan Nomor : STTLP/387/IX/2020 SPKT-A dan Laporan Polisi Nomor : LP/623/IX/2020/SPKT-A/Res Binjai tertanggal 13 September 2020,” terang Laini.

Korban Lain

Korban lain, Sofian (42) juga mengaku tertipu dengan mulut manis Aipda ZL. Rp307 juta uang Sofian berhasil ditipu pelaku secara bertahap.

Warga Jalan Sauh, No 20, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat ini sudah membuat pengaduan ke Polres Binjai.

Pengaduan korban diterima dengan nomor: STTLP/395/IX/2020/SPKT-C dan Laporan Polisi Nomor: LP/637/IX/2020/SPKT-C/Res Binjai Tanggal 18 September 2020.

BACA JUGA..  Gubsu dan Pjs Wali Kota Tinjau Banjir Rob di Bagan Deli

“Saya telah menyerahkan uang tunai sebesar 307 Juta rupiah kepada Aipda ZL untuk pembiayaan anak saya masuk menjadi Bintara Polisi,” beber Sofian kepada media.

“Dan berbagai cara janji muluk-muluk yang disampaikannya pada kami yang memastikan kalau calon Bintara Polisi yang digiringnya pasti lulus,” lanjutnya.

Nyatanya, pengurusan tersebut tidak berjalan dengan benar. Bahkan anak Sofian tidak didaftarkan.

“Akhirnya tidak mengikuti seleksi tes calon Bintara Polwan dan Polri tahun 2020 ini,” jelas Sofian.

Konyolnya lagi, Aipda ZL menjanjikan anak Sofian untuk didaftar ulang tahun depan (2021). Namun Sofian dan keluarganya sudah kadung hilang kepercayaan.

“Kami nggak percaya lagi. Semua bukti dan keterangan sudah kami berikan ke penyidik,” tegas Sofian.

Kepada Polres Binjai, kedua korban berharap kasus ini cepat diproses. Agar pelaku tidak mencoba melarikan diri.(ivn)