POSMETROMEDAN.com- Penyelenggaraan pelayanan publik salah satu fungsi utama pemerintah. Karena itu, perkembangan teknologi dan transformasi digital menuntut seluruh aparatur ASN terus meningkatkan kompetensi serta menghadirkan pelayanan semakin mudah, cepat, efektif dan inklusif.
“Transformasi digital pemerintahan merupakan sebuah keniscayaan yang harus kita sikapi bersama. Karena itu, aparatur pemerintah dituntut untuk semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Sekda Langkat Amril saat pimpin apel gabungan ASN Pemkab Langkat, Senin (31/8/26) di halaman Kantor Bupati Langkat.
Hal itu sejalan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) digelar Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada 3–4 Agustus 2026 bertema “NIK dan IKD sebagai Pondasi Digital Public Infrastructure dalam Mendukung Transformasi Digital Pemerintah.”
Rakornas itu menjadi forum strategis memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah menghadapi agenda transformasi digital. Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) kini tidak hanya berfungsi sebagai identitas penduduk, juga menjadi pondasi penting pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI).
Untuk mendukung percepatan transformasi digital, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Langkat telah, sedang dan akan terus menjalankan sejumlah program, meliputi percepatan aktivasi IKD, penguatan interoperabilitas dan keamanan data kependudukan, perluasan kerja sama pemanfaatan data, serta peningkatan pelayanan bagi penyandang disabilitas dan pelayanan jemput bola.
“Komitmen ini kemudian diterjemahkan ke dalam langkah-langkah yang lebih konkret, termasuk memperkuat kapasitas aparatur agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.
Inovasi pelayanan administrasi kependudukan juga terus ditingkatkan agar semakin mudah diakses, inklusif, serta menjangkau kelompok rentan dan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Sekda juga mengingatkan seluruh ASN dan Non ASN terus berkreasi dan berinovasi, meningkatkan kedisiplinan serta memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Untuk itu, setiap ASN dan Non ASN diharapkan dapat berkreasi dan berinovasi dalam berkarya, disiplin, cerdas dan pahamilah tugas pokok dan fungsi masing-masing,” pesannya.
Ia menegaskan, pemahaman terhadap tugas dan fungsi akan mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sekaligus meningkatkan kualitas diri dan karier aparatur.
Di kesempatan itu,diserahkan Santunan Tali Asih Musibah (STM) Kematian Korpri kepada enam orang ahli waris serta cenderamata kepada 22 anggota Korpri memasuki masa purnabakti.(*)
Reporter: M Alzi
Editor: Sahala












