Pasien Meninggal Usai Diduga Tak Dilayani, Dinkes Sumut: Prosedur Sudah Dijalankan

oleh
Pasien meninggal dunia diduga ditelantarkan. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Video yang memperlihatkan dugaan penelantaran seorang pasien di RSUD Rantau Prapat hingga meninggal dunia memicu sorotan luas di media sosial.

Rekaman yang viral sejak akhir pekan itu memunculkan pertanyaan publik mengenai kualitas pelayanan rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Video yang diunggah akun Instagram @potretlabura, dan disebut berasal dari rekaman amatir akun TikTok @siharsihombing, menyebut pasien bernama Sigit Udayana diduga tidak memperoleh penanganan medis sebagaimana mestinya sebelum akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026).

BACA JUGA..  Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Komisi VII DPR RI, Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional

Merespons polemik tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Muhammad Faisal Hasrimy, menyatakan pihaknya telah meminta klarifikasi dari manajemen RSUD Rantau Prapat. Berdasarkan laporan awal yang diterima, rumah sakit mengklaim seluruh prosedur pelayanan telah dijalankan sesuai ketentuan.

“Informasi awal yang kami terima dari RSUD Rantau Prapat menyebutkan bahwa prosedur pelayanan sudah dijalankan,” kata Faisal, Senin (13/7/2026).

Menurut Faisal, pasien diketahui merupakan penderita gagal ginjal yang rutin menjalani hemodialisis. Namun, pada jadwal cuci darah sebelumnya, pasien disebut tidak hadir. Saat kembali datang ke rumah sakit pada Sabtu, pasien tetap mendapatkan pelayanan dan dianjurkan segera menjalani tindakan hemodialisis.

BACA JUGA..  Toyota Rush Tabrak Warung, 4 Orang Luka

Faisal juga membantah informasi yang beredar bahwa tidak ada dokter maupun tenaga kesehatan saat pasien datang. Hasil konfirmasi sementara menunjukkan dokter dan petugas medis berada di lokasi.

Meski demikian, Dinkes Sumut tidak berhenti pada klarifikasi awal. Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Kendali Mutu telah diterjunkan ke RSUD Rantau Prapat guna melakukan investigasi menyeluruh terhadap pelayanan yang diberikan kepada pasien.

BACA JUGA..  Rumah Terbakar Gegara Isi Bensin Dekat Kompor, Suami Istri Dilarikan ke Rumah Sakit

“Kami tidak ingin berspekulasi. Biarkan Tim Satgas Kendali Mutu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika nantinya ditemukan pelanggaran prosedur atau kelalaian, tentu akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Faisal.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Hasil pemeriksaan tim independen diharapkan dapat mengungkap secara objektif apakah pelayanan rumah sakit telah sesuai standar atau justru terdapat kelalaian yang menjadi penyebab munculnya dugaan penelantaran pasien.

Editor: Oki Budiman