Gerindra Minta Polisi Ungkap Insiden di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang

oleh
Ketua DPRD Zakky Shary Bersama Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo.

POSMETRO MEDAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang juga Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri SH memberikan dukungan moril, terhadap Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang Lom Lom Suwondo SS.

Hal ini terkait insiden jendela kaca Rumah Dinas (Rumdis) Wabup, yang mengalami pecah seperti bekas tembakan senjata.

Zakky berharap, Pihak Kepolisian dapat segera mengungkap kepastian apakah benar kalau kaca jendela kamar pribadi Wabup Deli Serdang pecah akibat hal dimaksud.

“DPC Partai Gerindra Deliserdang menyampaikan dukungan moril kepada Wakil Bupati Deli Serdang yang juga Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Abangda Lom Lom Suwondo. Kami percaya proses hukum dan mendorong Kepolisian mengusut tuntas kasus pecahnya jendela kamarnya ditembak atau disebabkan hal yang lain,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Deliserdang Zakky Shahri, Selasa (16/6/2026).

BACA JUGA..  Zulhas Disambut Kader PAN Deli Serdang

Menurut Zakky Shahri, negara harus hadir menjamin rasa aman, terlebih bagi pejabat negara yang menjalankan tugas publik.

“Kami menegaskan bahwa negara melalui aparat keamanan wajib hadir dan menjamin keselamatan setiap warga, khususnya pejabat negara yang sedang mengemban amanah rakyat. Keamanan adalah syarat utama demokrasi berjalan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Wabup Lom Lom yang menyakini pecahnya jendela kaca kamar tempat tidurnya itu diduga terkena tembakan.

BACA JUGA..  Jalan Banyak Rusak, Pemkab Deli Serdang Hamburkan Anggaran Rayakan HUT APKASI

Hal ini menggemparkan karena Rumdis Wabup Lom Lom Suwondo yang berada di komplek perkantoran Pemkab Deliserdang dan ada penjaganya.

” Saya Praduga kaca kamar pribadi saya ini pecah akibat tembakan senjata dan inibuat saya was -was makanya saya membuat pengaduan Polisi agar bisa diusut,” ungkap Wabup saat ditemui di Rumah Dinasnya.

Lom Lom menyakini, bahwa dugaan peluru nyasar sangat tidak mungkin dikarenakan posisi rumah dinas itu dikelilingi tembok yang tingginya 2,5 meter.

BACA JUGA..  Lailatul Badri Gelar Sosper di Jl. Al-Falah III, Warga Keluhkan Penerangan Jalan

“Kalau menurut saya kalau ini adalah peluru nyasar tidak mungkin karena, tembok melingkari rumah dinas cukup tinggi kurang lebih dua meter setengah. Kemungkinan besar ada motifnya intimidasi, mengganggu pejabat negara,” tegasnya.

Lom Lom pun berharap kepada pihak Polresta Deliserdang untuk dapat mengungkap kejadian ini.

“Harapannya saya ini perlu kita dalami dan kita cari agar perlakuan intimidasi ini jangan berlarut-larut,” harapnya.

Polisi sudah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan dan identifikasi di TKP. Namun hingga kini belum ada kesimpulan terkait kasus itu.( Wan)

EDITOR : Putra