Hadi Suhendra Bantah Kabar Meninggal Dunia yang Viral di TikTok: Saya Sehat Walafiat

oleh
Wakil Ketua DPRD Medan, Hadi Suhendra.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra SH, angkat bicara terkait beredarnya informasi bohong (hoaks) yang menyebut dirinya telah meninggal dunia. Kabar tersebut viral di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat.

Politisi Partai Golkar yang juga dikenal sebagai tokoh Medan Utara itu menegaskan bahwa dirinya saat ini dalam kondisi sehat dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Alhamdulillah saya sehat walafiat. Saya dalam kondisi yang sangat baik, sehat jasmani dan rohani,” ujar Hadi Suhendra saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (31/5/2026) malam.

Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra juga merupakan Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Belawan. Ia mengaku tidak mengetahui motif di balik penyebaran informasi yang menyesatkan tersebut.

BACA JUGA..  HUT Korem 022/PT, Dandim 0204 DS Ziarah Makam Pahlawan

“Saya tidak tahu apa tujuan dan motifnya. Namun saya berharap siapa pun yang menyebarkan kabar itu juga dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.

Meski dalam keterangan unggahan disebutkan bahwa yang “mati” adalah jiwa dan rohaninya, Hadi menilai narasi yang digunakan tetap berpotensi menyesatkan publik karena disertai desain ucapan duka cita lengkap layaknya seseorang yang benar-benar meninggal dunia.

Dalam gambar yang beredar, terlihat foto Hadi Suhendra mengenakan seragam Pemuda Pancasila dengan tulisan, “Turut Berduka Cita yang Mendalam atas Berpulangnya Bapak Hadi Suhendra. Semoga Amal Ibadah Almarhum Diterima di Sisi Allah SWT dan Keluarga yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan.”

BACA JUGA..  Perang Narkoba di Tapteng, 8 Tersangka Tumbang dalam 14 Hari

Menurut Hadi, cara-cara seperti itu tidak dapat dibenarkan meskipun dibungkus dengan dalih kritik.

“Sejujurnya sebagai pejabat publik saya tidak anti kritik. Tapi tolong sampaikan kritik dengan cara yang sehat. Apa yang dilakukan ini jelas sangat jauh dari kritik yang sehat, tidak mendidik dan sangat kami sesalkan,” tegasnya.

Terkait kemungkinan menempuh jalur hukum, Hadi mengaku masih mempelajari unggahan tersebut bersama pihak terkait sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Soal langkah hukum, saat ini kami masih mendalami dan mempelajarinya. Yang pasti, kami sangat menolak tindakan seperti ini,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, akun TikTok bernama Cerita Belawan mengunggah foto Hadi Suhendra disertai narasi yang mengundang persepsi seolah-olah dirinya telah meninggal dunia.

BACA JUGA..  Lewat Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Eko Afrianta Ajak Warga Perkuat Semangat Gotong Royong

Pada bagian caption tertulis, “Innalillahi wainnailaihi rojiun matinya jiwa dan rohani Ketua PAC Belawan. Turut berduka cita atas matinya jiwa dan rohani Ketua PAC Belawan, Hadi Suhendra.”

Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian warganet. Sejumlah pengguna media sosial menilai konten tersebut tidak etis dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Salah satu netizen bahkan mengingatkan agar pengguna media sosial lebih bijak dalam menyebarkan informasi.

“Jangan menyebarkan berita hoax ya. Bijaklah dalam bersosial media. Terimakasih,” tulis akun ryy$ TRANS dalam kolom komentar.(*)

EDITOR: Oki Budiman