POSMETRO MEDAN – Informasi beredar di masyarakat melalui platform media sosial tiktok dan salah satu media tertentu, yang menarasikan keterlibatan oknum TNI AD dalam aktivitas perjudian dadu putar di Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang adalah opini.
Berita itu tak jelas dan tak berdasar, ucap tim intelijen Kodim 0204/ DS yang sudah melakukan penyelidikan di Desa Bandar Meriah, Kecamatan Bangun Purba seperti yang dirumorkan dalam platform media tersebut. Dan ironisnya di lapangan didapat informasi dari masyarakat bahwa kegiatan judi sudah dua pekan tutup total.
Sopian Saragih, seorang warga yang berprofesi sebagai pedagang keliling di desa tersebut saat ditemui tim mengatakan bahwa permainan dadu yang sempat ada bukanlah kegiatan terorganisir di bawah bekingan militer, melainkan fenomena sosial-budaya.
“Itu sudah tutup dua minggu. Perlu dipahami, bagi kami suku Karo, permainan seperti itu terkadang muncul spontan di warung kopi saat ada pesta adat atau suasana kemalangan. Itu tradisi turun-temurun, bukan operasi besar yang dikelola oknum tentara,” tegas Sopian, (Sabtu 25/4/2026).
Koptu Esron Saragih atau akrap dipanggil Papang yang ditudingkan dalam narasi sebagai beking judi ternyata tidak demikian. Menurut warga Papang memang putra asli Desa Bandar Meriah dan warung kopi yang disebut sebagai lapak judi adalah milik abangnya.
” Papang atau nama aslinya Esron Saragih seorang tentara dan sering memang duduk di warung ini karena warung kopi ini milik Abang kandungnya, kenapa dia pula dituding sebagai beking judi dadu putar, enggak ada beking dan berita di media sosial itu fitnah,” sebut Sehat Ketaren, yang juga warga Desa Bandar Meriah.
Penyelidikan tim intelijen Kodim 0204/ DS justru menemukan bahwa pengendali lapangan yang sebenarnya adalah warga sipil berinisial TG, seorang pengusaha kelapa sawit dari wilayah tetangga, bukan oknum militer dari jajaran Kodim 0204/DS.
Dengan fakta-fakta yang ditemukan, berita yang viral di media sosial tersebut terbukti sebagai narasi sepihak tanpa verifikasi yang kuat. Kondisi di Kecamatan Bangun Purba saat ini dipastikan aman dan kondusif dan tidak ada aktivitas perjudian dadu putar yang melibatkan anggota TNI.
Sementara pihak-pihak yang namanya dicatut tengah mempertimbangkan langkah-langkah untuk memulihkan nama baik mereka dari tuduhan yang tidak berdasar dengan membentuk opini publik menjatuhkan citra TNI dimata masyarakat.( Wan).
EDITOR : Putra












