Perempuan Muda Asal NTT Tewas Tergantung di Komplek Evergreen  

oleh
Evakuasi temuan jasad wanita. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Warga Komplek Evergreen, Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda yang ditemukan tewas tergantung di lantai tiga sebuah rumah, Selasa (10/3/2026).

Korban diketahui bernama Kresentia Hoess (21), seorang perempuan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, jasad korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian depan pintu kamar di lantai tiga bangunan tersebut. Leher korban terikat menggunakan kain batik panjang yang tersangkut pada rangka besi di bagian atas atap seng.

BACA JUGA..  Tragis! Balita Tewas Dikeroyok 3 Anjing

Posisi tubuh korban menggantung dan membuat warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung geger.

Penemuan jasad perempuan muda tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel dari Polsek Sunggal bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas melakukan serangkaian penyelidikan awal serta proses identifikasi terhadap korban di lokasi penemuan.

BACA JUGA..  Terima Panitia Perayaan May Day, Rico Waas: Momentum Perkuat Sinergi Nyata Pemerintah dan Pekerja

Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna menjalani autopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematiannya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Kresentia masih belum dapat dipastikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit.

BACA JUGA..  Tiga Hari Tak Masuk Kantor, PNS Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah

Sementara itu, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait kronologi maupun dugaan sementara atas peristiwa tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.(*)

Editor: Oki Budiman