Siswi SMAN 1 Tewas Kecelakaan Pulang Melayat

oleh
oleh
Petugas melakukan olah TKP.

POSMETRO MEDAN – Nasib tragis dialami Putri Frederikah Saragih. Siswi SMAN 1 Pematangsiantar ini tewas kecelakaan sepulang melayat.

Belia ini jadi korban dalam kecelakaan beruntun di Jalan Umum KM 8–9 jurusan Pematangsiantar–Raya, Nagori Janggir Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

Sebelum kejadian, pelajar kelas XI tersebut baru saja melayat rekan satu sekolahnya yang juga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, Ipda Yancen Hutabarat, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan.

Kendaraan dimaksud yakni Honda Vario BK-5097-WAF yang dikendarai korban, Toyota Kijang Innova yang hingga kini belum diketahui identitas pengemudinya karena meninggalkan lokasi, serta mobil double cabin Ford Ranger BK-8916-GW.

BACA JUGA..  Jasad Pemuda Tenggelam di Sungai Tapak Gajah Ditemukan

“Pengemudi Toyota Kijang Innova masih kami buru. Identitasnya sedang dalam penyelidikan,” ujar Yancen, Kamis (19/2/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, sepeda motor yang dikendarai Putri berboncengan dengan Chelsea Floiski Panjaitan (16) melaju dari arah Raya menuju Pematangsiantar.

Di lokasi kejadian, Toyota Kijang Innova yang berada di depan diduga melakukan pengereman mendadak. Sepeda motor korban tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut.

BACA JUGA..  Pemuda Tenggelam di Sungai Tapak Gajah Belum Ditemukan

Benturan membuat kedua pelajar itu terjatuh ke sisi kiri badan jalan. Sepeda motor terpental ke arah kanan badan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas mobil Ford Ranger yang kemudian menyenggol sepeda motor yang dikendarai Putri.

Ia mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara Chelsea mengalami luka ringan dan dirawat di Rumah Sakit Efarina Pematangsiantar. Pengemudi Ford Ranger dilaporkan tidak mengalami luka dan memiliki kelengkapan surat kendaraan.

BACA JUGA..  Dua Motor Hantam Dua Arah, Tiga Korban Dilarikan ke RSU

Polisi mencatat cuaca dalam kondisi cerah dan arus lalu lintas relatif lengang saat kejadian. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5 juta. Polisi telah mengamankan barang bukti, memeriksa saksi, serta melakukan dokumentasi dan pengaturan lalu lintas pascakejadian.

Yancen mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman dan mengendalikan kecepatan, terutama di jalur antarwilayah yang minim perlengkapan keselamatan.

“Kepada pengemudi yang meninggalkan lokasi agar segera menyerahkan diri. Tindakan tersebut melanggar hukum dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.(mis)