POSMETRO MEDAN – Seorang Pemancing terkejut melihat sesosok mayat pria hanyut dan mengambang di aliran Sungai Belumai, Desa Dalu Sepuluh A, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Minggu(25/1/2026) pagi.
“Sedang mancing liat ada mayat mengapung hanyut dibawa air sungai, kami lalu menepikannya agar tak terbawa air ke hilir,” ucap Romi saksi mata pemancing.
Selanjutnya, warga yang mengetahui ada temuan mayat lalu memberitahukan pada pihak Desa dan Babinkamtibmas yang diteruskan pada tim Evakuasi dan Identifikasi Polsek Tanjung Morawa dan Polresta Deli Serdang.
Tiba di lokasi temuan mayat, tim INAFIS Polresta Deli Serdang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP) dan mengidentifikasi mayat.
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik SH saat dikonfirmasi terkait temuan mayat hanyut di Sungai Belumai membenarkan kejadian itu, namun ia belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya korban apakah murni karena tenggelam di Sungai atau sebelumnya ada unsur lain.
“Ini masih kita oret -oret datanya, dan proses evakuasi korban,” ucap Kapolsek.
Sementara Informasi didapat dari Kepala Desa Dalu Sepuluh A, Sugianto SH mengatakan kalau mayat yang ditemukan hanyut mengambang di Sungai itu adalah warganya yang sudah tiga hari tidak pulang dan dicariin keluarganya.
Korban masih lajang atas nama Dedi Pratama (24) warga Dusun II, Desa Dalu Sepuluh A, sudah dilakukan identifikasi oleh pihak Kepolisian namun pihak keluarga meminta untuk langsung mereka kebumikan saja.
“Korban saat ditemukan pakai baju dan celana lengkap tidak terjatuh ataupun sedang mandi mandi sungai nampaknya, tapi keluarga tidak bersedia dilakukan outopsi oleh tim Inafis Polresta Deli Serdang yang sudah turun ke lokasi dan meminta korban untuk langsung mereka (keluarga)kebumikan,” ucap Kepala Desa.
Sementara dari pantauan, melihat kematian korban yang berpakaian lengkap dan sudah tiga hingga empat hari tak pulang sebenarnya menjadi pertanyaan besar sebab kematian korban, namun pihak keluarga memilih langsung menguburkan korban tanpa terlebih dahulu dilakukan outopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.( Wan)
EDITOR : Putra












