Belum Setahun, Dua Kali Gubsu Selesaikan Masalah Di Deli Serdang

oleh
Gubsu Selesaikan Kasus ASN Deli Serdang viral Sampai Presiden

POSMETRO MEDAN – Belum Setahun menjabat Gubernur Sumatera Utara Boby Nasution sudah dua kali terpaksa turun tangan membantu penyelesaian kasus di Kabupaten Deli Serdang yang menghebohkan nasional bahkan sampai ke Presiden Prabowo Subianto.

Dari kasus itu, Boby memanggil Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan untuk mengklarifikasi dan memulihkan situasi. Boby meminta Bupati agar tak membuat kebijakan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan masyarakat.

Untuk persoalan Aparat Sipil Negara ( ASN) yang viral karena mengaku dipungli dinas BKPSDM atau BKD tak kunjung naik pangkat serta penempatan kerja dicampak campakkan meski sudah mau pensiun. Kasus itu sampai ke Presiden hingga melalui Mendagri meminta Gubernur Sumut Boby Nasution memanggil Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan untuk menyelesaikan masalah itu.

” Saya mendapat perintah langsung dari Mendagri yang mengatakan masalah ASN Deli Serdang yang viral di media sosial itu diselesaikan dengan baik dan harus diberikan solusi oleh Bupati,” ucap Gubsu dalam siaran persnya. Senin,3/11/2025.

BACA JUGA..  Pemkab Taput Dukung Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Masyarakat Ingat "TIR"

Karena mendapat atensi dari Presiden dan dimediasi Gubernur Sumut yang memanggil Pemerintah Kabupaten Deli Serdang termasuk Bupati , sekda hingga Kepala Inspektorat. Oknum ASN yang viral Farida Purba, Bidan yang bertugas di Puskesmas Desa Bandar Khalipa Kecamatan Percut Sei Tuan itu membuat klarifikasi atas postingannya di media sosial dan dikutip sejumlah media lokal dan nasional sampai ke Presiden.

Dalam klarifikasinya, Farida menyebutkan bahwa pungli dilakukan oleh BKPSDM yang diucapkannya ke publik itu tidak benar. Ia hanya khilaf karena panik saat keluar dari kantor BKPSDM usai mempertanyakan dia tidak lulus ujian kenaikan pangkat dan kenapa dipersulit. Bahkan ia mengaku ada unsur sengaja dicampak campakkan. Pejabat Pemkab juga tak punya perhatian dan empati sedikitpun padanya yang sudah janda dan sudah mau pensiun juga.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Siapkan Solusi Akhiri Retribusi Bermasalah di Wisata Air Panas Karo, Dorong Destinasi Naik Kelas

Masalah ini diselesaikan Boby dan meminta Bupati mengikutkan kembali Farida untuk ujian selanjutnya dan diharapkan lulus naik pangkat karena mau pensiun.
Bupati tak bisa membantah hanya menurut perintah Gubernur meski raut wajahnya tampak kurang sor. Begitu juga dengan para pejabat Pemkab Deliserdang yang mendampingi bupati seperti Inspektorat.

Sebelumnya Gubsu juga sempat membantu penyelesaian sengketa bangunan sekolah antara Alwashliyah dengan Pemkab Deli Serdang. Bupati juga memerintahkan menyegel sekolah dan melarang siswa dan guru Alwashliyah melakukan aktivitas belajar mengajar di dalam gedung sekolah bekas SMPN 2 Galang. Para siswa diusir satpol PP dan gerbang di gembok mengakibatkan protes besar terjadi karena Bupati dianggap arogan dan menelantarkan para anak anak sekolah dijalankan.

Hal ini memuncak hingga harus ditengahi Gubsu dengan datang ke lokasi sekolah dan membuat kebijakan sekolah digunakan sama-sama antara siswa Alwashliyah dan Siswa SMPN 2 Galang menunggu proses hibah Asset gedung pada Alwashliyah dan menunggu proses pembangunan sekolah baru untuk siswa SMPN 2 Galang.

BACA JUGA..  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden

Kekisruhan membuat heboh Nasional bagaimana Ormas Alwashliyah berseteru panjang dengan Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan. Kantor Bupati digeruduk massa Alwashliyah hingga pagarnya tumbang.

Belum lagi kasus lain yang juga membuat gaduh yaitu isu pembahasan RPJMD, Bupati berseteru dengan pimpinan DPRD dan sebagian anggota DPRD, tarik Ulur masalah ini juga sampai melebar kemana mana. Sebagian tokoh pemerhati Kebijakan di Kabupaten Deli Serdang menilai salah satu penyebab dari kegaduhan di Kabupaten Deli Serdang saat ini adalah kurang bijaknya Bupati dalam mengambil sikap dan diduga mendapat pembisik pembisik yang menjerumuskan hingga menimbulkan kegaduhan. Inspektorat baiknya dievaluasi oleh Bupati.( Wan)

EDITOR : Rahmad