KPwBI Sumut Gelar CBP Rupiah Cup, Sepakbola Jadi Ajang Edukasi Cinta Rupiah

oleh
Sepakbola jadi cara seru menanamkan Cinta Rupiah.

POSMETRO MEDAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPwBI Sumut) punya cara kreatif: mengemas edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah lewat lapangan hijau.

Bertempat di Lapangan Sepak Bola Murai, Komplek Perumahan Bank Indonesia Medan, empat bank—Bank BRI, Bank BSI, Bank Mandiri, dan Bank BNI—adu strategi dan skill, bukan hanya untuk memperebutkan trofi, tapi juga untuk memperkuat literasi keuangan lewat olahraga.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut, Suryono, membuka acara dengan menyerahkan trofi bergilir kepada panitia. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran perbankan sebagai mitra strategis BI dalam menyebarkan pesan CBP Rupiah.

BACA JUGA..  Sinergi UHC Pemkab Tapanuli Utara bersama BPJS Kesehatan Sibolga Tingkatkan Layanan Kesehatan ‎

“Perbankan adalah perpanjangan tangan BI dalam mengajak masyarakat mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah. Edukasi ini harus terus diperkuat,” tuturnya, Rabu (13/8).

Pertandingan final berjalan sengit. Bank BNI Wilayah Sumut keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bank BSI dengan skor tipis 3-0. Sorakan penonton, yel-yel pendukung, dan semangat para pemain bikin suasana makin hangat.

Dalam pertandingan ini hal yang unik, CBP Rupiah Cup ini adalah pertama kalinya secara nasional edukasi Rupiah dikemas lewat kompetisi sepakbola.

BACA JUGA..  Semarak Fun Padel Competition Sri Wahyuni Foundation dan Pegadaian, Gandeng Komunitas GCM, Kampanyekan Hidup Sehat dan Investasi Emas

“Penonton dan pendukung tidak hanya terhibur, tapi juga pulang dengan pengetahuan baru soal Rupiah, mulai dari cara merawat uang, mengenali keasliannya, hingga memahami perannya sebagai simbol kedaulatan bangsa,” katanya.

Tak hanya bagi insan perbankan, acara ini juga menyasar anak muda sebagai generasi penerus yang akan mengawal masa depan Rupiah. Mereka diajak memahami bahwa setiap lembar uang yang mereka pegang adalah bagian dari sejarah dan identitas bangsa.

Melalui olahraga, pesan ini jadi lebih mudah dicerna dan melekat dalam ingatan, apalagi dengan nuansa kompetisi yang membangkitkan semangat tim dan kebersamaan.

BACA JUGA..  10 Unit Rumah Bantuan Gubernur Jabar KDM ke Humbahas Tak Kunjung Dibangun

“Tahun 2025 ini juga menjadi momen istimewa karena Indonesia tengah menyongsong 80 Tahun Indonesia Merdeka. Semangat kemerdekaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa terasa kental di lapangan, terlihat dari sportivitas pemain, dukungan penonton, hingga pesan kebanggaan terhadap Rupiah,” jelasnya.

“KPwBI Sumut memastikan, inovasi seperti ini akan terus digelar. Edukasi Rupiah lewat olahraga adalah cara seru mengajak semua lapisan masyarakat untuk semakin cinta, bangga, dan paham Rupiah, bukan sekadar alat bayar, tapi bagian dari identitas Indonesia,” pungkasnya. (ril)

Editor: Ali Amrizal