POSMETRO MEDAN – Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan membeberkan penyebab ia mencopot Kepala Dinas Perkim Heriansyah Siregar beberapa waktu lalu.
Bupati mengatakan kalau ia sudah melakukan pemeriksaan pengelolaan anggaran yang dikelola Perkim dan menemukan banyak kebocoran.
” Saya sama Perkim itu sudah bosan, udah dua bulan saya selidiki dan dapat saya itu siapa saja yang dapat kegiatan ngerjain proyek di Perkim itu semua engak wajar itu kadis perkim diberentikan, silakan dia tuntut saya bukankah dipersidangan manapun. Jadi saya ingatkan ini contoh, saya tak mau ada korban berikutnya untuk ini rusak anggaran dibuatnya. Saya cukup ngasi tahu ke OPD sekali dua tiga kali enggak bisa juga. Tiga kali saya bilang tidak jalan saya selesaikan,” tegas Bupati. Jum’ at, 25/4/2025.
Bupati juga mengkoreksi mental pegawai Negeri sipil di Kabupaten Deli Serdang selama ini, yang tidak punya etos kerja. Pokoknya datang jam 8 setengah 4 sore pulang diantara itu dia tak mau tau itu malah ada yang datang habis itu dia pulang lalu sore balik lagi dia ngapsen.
” Sekarang saya mau diantara j 8 sampai jam setengah 4, itu kinerjanya ada dinilai jadi tidak ada lagi tempat bagi pegawai di pemkab ini yang hanya datang pulang setengah empat sore ngapsep lagi. Kalau enggak ada kerjanya cuma duduk saja di pojok kantor itu enggak bisa lagi, malah nanti untuk non ASN nanti berbasis absensi saja. Kalau dia tidak masuk tanpa keterangan gajinya potong biar kena efek jera dan itu mau aturan itu berlaku,” pinta Bupati.
Bupati juga menyinggung Camat Tanjung Morawa, Ibnu Hajar yang memiliki Kasi Kesos menjadi calo PBG izin bangunan, terima duit . Pada inspektur saya minta dilakukan pemeriksaan dan langsung diselesaikan dengan hormat.
” Jangan gitu lagi kasian orang ngurus PBG dia bayar dari tahun 2022 tak selesaikan juga. Jadi ini juga saya minta pada camat yang main diawasi anggotanya masing masing dibawah jangan sampai ada kejadian seperti itu saya dengar lagi. Pada Kepala Dinas Pendididikan juga saya minya ada Kepala sekolah yang menjadi agen jual buku tindak langsung berhentikan,” pungkas Bupati.(Wan)
EDITOR : Rahmad












