POSMETRO MEDAN – Pabrik minyak makan merah yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo di Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang kini tak pernah beroperasi lagi.
Hal itu dilihat dari tidak adanya aktivitas apapun di pabrik itu baik karyawan maupun produksi dari mesin mesin yang ada dipabrik.
Dari amatan, Minggu 15/12/2024 kondisi pabrik sangat sepi tidak tampak ada penjaga pabrik ( Satpam). Menurut warga, pabrik tidak pernah lagi berproduksi atau beraktivitas usai diresmikan oleh presiden Jokowi sebulan kemudian. Padahal sempat juga sudah ada rekrutmen karyawan tapi belakangan sudah berbulan bulan dirumahkan.
” Dah lama tak ada aktivitas di pabrik minyak makan merah itu, sejak sudah diresmikan presiden Joko Widodo. Ada rekrutmen karyawan sempat tapi sudah berbulan bulan dirumahkan karena tidak ada kegiatan. Kita masyarakat sini juga tidak tau seperti apa kegiatan di dalam pabrik itu karena yang kerja juga banyak orang luar daerah sini,” ungkap Bayu warga setempat.
Pabrik minyak makan merah di Pagar Merbau, Deliserdang mulai dibangun pada 2/12/2022 lalu yang dilakukan peletakan batu pertama oleh Menkop UKM Teten Masduki bersama Koprasi Kopuja yang mengelola pabrik. Adapun modal pembangunan pabrik ini dikabarkan bernilai investasi 23 milyar rupiah.
Dan untuk pemasaran direncanakan bekerjasama dengan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia ( HIPPINDO) dan rencana awal akan beredar pada tahun 2023. Namun berjalan kegiatan diundur hingga baru dapat diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada 14 Maret 2024 lalu.
Pabrik Minyak Makan Merah dibangun di Sumatera Utara sebanyak 5 pabrik yang difasilitasi oleh Kemenkop UKM dan untuk di Deli Serdang adalah yang pertama kali diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Ini merupakan pabrik minyak makan merah pertama di Indonesia dengan kapasitas 10 ton perhari CPO dengan hasil minyak makan merah sebanyak 7,5 ton perhari dan dapat menyerap jumlah tenaga kerja sebanyak 36 orang.
Pabrik dikelola Koprasi Pujakesuma ( Kopuja) bekerja sama dengan PTPN group dan di Sumatera utara ada tiga pabrik minyak makan merah dengan kapasitas produksi 10 ton CPO dan hasil 7,5 ton perhari diantaranya, Pagar Merbau Deliserdang, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Asahan.
Tiga koperasi dipercaya menkop mengelola pabrik minyak makan merah yaitu Koperasi Sawit Unggul Sejahtera di Langkat, Koperasi Petani Pujakesuma di Deli Serdang dan Koperasi Produsen Petani Bukit Kijang Asahan.
Pengadaan lahan pembangunan pabrik didukung PTPN 3 dan PTPN2. Termasuk alih teknologi mesin dan dukungan pemodalan dari LPDB Kemenkop UKM RI.
Untuk Pabrik Minyak Makan Merah di Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, bahan baku CPO disuplai dari Pabrik Kelapa Sawit ( PKS) PTPN2 yang ada disebelah Pabrik Minyak Makan Merah. Usaha Ini merupakan program nasional Kemenkop UKM RI. Bagian dari Proyek percontohan didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar 70 trilyun.
Adapun Direktur Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang ditunjuk Oktrigana Wirian.(Wan)
EDITOR : Rahmad












