Ramses Manullang & 5 Anaknya Dimakamkan Berdampingan

oleh
oleh
BERDAMPINGAN: Ramses Manullang dimakamkan berdampingan dengan kelima anaknya yang ikut tewas usai mobil yang mereka kendarai ditabrak kereta api.

POSMETRO MEDAN – Sesuai rencana, jenazah Ramses dan kelima anaknya dikebumikan di Dusun III Huta Gur Gur, Kecamatan Dolok Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas), Selasa (23/7/2024).

Iring-iringan 6 mobil yang membawa jenazah tiba pukul 10.00 WIB. Satu per satu peti jenazah korban diturunkan dari mobil, kemudian dibawa menuju lokasi kuburan keluarga Ramces Manulang di bebukitan.

Lubang kuburan digali berbaris. Posisi paling depan kuburan Ramces Manulang. Kemudian dibaris kedua kuburan ketiga anak laki-lakinya dan dibaris ketiga diisi kedua anak perempuannya.

Sanak keluarga dan ratusan warga Kecamatan Doloksanggul, tampak ikut mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman. Isak tangis dan rasa haru mengiringi prosesi pemakaman itu.

BACA JUGA..  Ayah Cabuli Anak Tiri di Ajibata, Pelaku Berhasil Diamankan Polres Toba

Salah seorang warga di sana, B Br Marbun mengatakan, Dusun III Huta Gur Gur merupakan daerah asal orang tua Ramces Manulang. “Kampung dan rumah orang tuanya (Ramces Manulang) di sini (Dusun III Huta Gur Gur),” jelas Br Marbun.

Br Marbun mengatakan, lokasi kuburan merupakan tanah keluarga orang tua Ramces Manulang dan bukan kuburan umum. Warga di sana terlihat berkumpul di sekitar lokasi kuburan menanti kedatangan jenazah para korban.

Prosesi pemakaman berlangsung singkat. Warga yang berkumpul banyak yang menangis haru dan prihatin dengan kejadian tragis yang dialami keluarga Ramces Manulang.

Manatar Simanullang, adik korban menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga dekat dan masyarakat yang telah membantu dari saat kejadian hingga pemakaman.

BACA JUGA..  Sudah Punya Tiga, Bupati Deli Serdang Sewa Mobil Listrik Rp 378 Juta Pertahun

“Kami sekeluarga sangat terpukul atas kejadian ini. Tidak ada sedikit pun firasat. Semoga Tuhan tetap menguatkan kami sekeluarga dan memberikan ketabahan,” ucap Manatar.

Ia juga berharap kakak mereka, korban luka dalam kecelakaan yang masih dalam perawatan cepat sembuh. Begitu juga putri korban, Setia Manullang bisa tabah menghadapinya.

Sebelumnya, mobil Toyota Rush hitam BK 1496 MAA yang dikemudikan Ramces bersama istri Herawati Manurung (51) dan kelima anaknya ditabrak kereta api Sri Bilah dari Rantauprapat menuju Medan saat melewati lintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun I Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Minggu (21/7/24) siang.

BACA JUGA..  Lansia Tindih Bocah Tetangga

Mobil itu terpental sejauh 30 meter dan masuk ke persawahan yang baru ditanami padi. Ramces bersama kelima anaknya tewas di lokasi kejadian. Sementara Herawati Manurung, istri Ramces yang duduk di bangku depan dalam kondisi kritis. Hingga kini Herawati masih menjalani perawatan intensif di RSUP H. Adam Malik Medan.

Adapun korban meninggal dunia masing-masing Ramses Manulang (52), Gabriela Deyana Manulang (28), Sarah Tabhita Manulang (26), Yohanes Manulang (24) David Junior Manulang (22) dan Niko Monang Manulang (18). Sedangkan Setia Manulang, putri bungsu Ramces Manulang saat kejadian berada di rumah tidak ikut bersama para korban.(bbs)