Pegawai Perumda Tirtanauli Sibolga Meninggal Dunia Usai Truk Tangki Air Tercebur ke Laut

oleh
Direktur Perumda Tirtanauli Sibolga, Khairunnas Panggabean (tengah) menyampaikan informasi terkait salah satu pegawai meninggal dunia usai truk tangki air tercebur kelaut. (Aris Barasa/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Salah serang pegawai Perumda Tirtanauli yang bertugas mengisi air ke kapal yang bersandar di Pelabuhan Indonesia I Sibolga, meninggal dunia usai truk tangki air tercebur ke dalam laut Kamis (21/12/2023), sekira pukul 18.00 WIB.

“Seorang rekan kami, Hasiholan Tua Sibarani meninggal dunia ketika sedang bertugas. Jenazahnya berhasil dievakuasi sekira pukul 20.00 WIB, lalu kami serahkan langsung kepada pihak keluarga di Gang Senggol, Jalan Ketapang,” ungkap Kh0airunnas Panggabean Direktur Perumda Air Minum Tirtanauli Sibolga dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (22/12/2023).

Untuk hak (Hasiholan Tua Sibarani) perusahaan akan segera merealisasikan seperti, pesangon, uang duka dari perusahaan, tali asih dari karyawan, AJB Bumi Putra, jaminan hari tua BPJS Ketenagakerjaan, dan Simponi BRI.

BACA JUGA..  Kasus Korupsi Dana BOS, Mantan Kepala SMAN 16 Medan Ajukan Banding

“Totalnya mencapai Rp 112 juta. Untuk jaminan kematian atas kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan, belum dapat kami pastikan, karena masih ada administrasi yang harus dipenuhi. Ini akan menyusul diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.

Khairunnas mengatakan, sejak kejadian nahas itu, mereka langsung berada di tempat menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan tim Basarnas, Kepolisian dan BPBD.

Menurut Khairunnas Panggabean, armada mobil tangki air milik perusahaan yang dia pimpin tersebut bermaksud hendak mengisi air untuk kebutuhan kapal di dermaga Pelabuhan Indonesia I Sibolga.

“Kebetulan, instalasi jaringan air di Pelabuhan sedang terkendala, sehingga tidak efisien untuk mengisi kapal. Sehingga kami ambil solusi dengan mengerahkan mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan kapal di Pelabuhan,” katanya.

BACA JUGA..  Geger ! Bayi Tewas Dengan Luka Lebam, Kedua Orang Tuanya Diamankan Polisi

Dia menjelaskan, dari rekaman CCTV, mobil tangki air yang dikemudikan Irfansah Sitanggang terlihat sedang mundur untuk mendekatkan posisi mobil ke kapal. Namun, ban belakang sebelah kiri jatuh dari ujung dermaga dan mengarah ke laut.

Karena muatannya berat sekitar 5 ton, mobil tangki air itu pun langsung tercebur ke laut. Kedua karyawan Perumda Tirtanauli Sibolga, yakni Irfansah Sitanggang dan Hasiholan Tua Sibarani masih berada di dalam mobil.

“Sesuai pengamatan kami, kaca mobil sebelah kanan terbuka, sehingga sopir (Irfansah Sitanggang) dapat keluar dan berhasil menyelamatkan diri. Tapi kernetnya (Hasiholan Tua Sibarani) tidak sempat keluar dari mobil,” katanya.

BACA JUGA..  KRL Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi, 4 Orang Tewas

Khairunnas Panggabean menjelaskan, sang sopir, Irfansah Sitanggang saat ini sedang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dari Polres Sibolga.

“Secara fisik, dia (Irfansah Sitanggang) sehat, namun sempat mengalami syok berat pascakejadian. Mungkin, ia mengalami trauma atas kejadian tersebut,” katanya.

Khairunnas Panggabean berharap, persoalan hukum terhadap kasus ini dapat dibawa ke arah restorative justice. Karena kedua belah pihak telah menerima kenyataan sesuai kondisi yang ada.

“Pihak keluarga juga sudah menyatakan ikhlas, bahwa anaknya gugur dalam bertugas. Tadi juga, sang sopir kami bawa langsung bertemu dengan orang tua korban dan sudah saling memaafkan,” katanya.(*)

Reporter : Aris Barasa

Editor: Maranatha Tobing