Posmetromedan.com – Seorang pengendara sepeda motor honda Supra warna hitam BK 6619 ADE sekarat dan tak sadarkan diri di badan jalan. Korban bernama Alexander Ambarita (29) warga Dusun V, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.
Ia terkapar usai menabrak tembok pagar pembatas di Jalan layang Fly Over Amplas Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Senin (2/10) sekira pukul 01.00 WIB.
Menurut keterangan saksi, W Sinaga, ia dan warga setempat yang mengetahui adanya kecelakaan tunggal itu terjadi tiba-tiba mendengar suara dentuman keras dari seberang jalan.
“Saat dilihat ternyata ada sepeda motor menabrak tembok pagar pembatas jalan fly over. Korban tak sadarkan diri terkapar telentang di badan jalan, darah berserakan di aspal, kepala korban berdarah,” sebut W. Sinaga.
Kata Sinaga, korban melaju dari arah Kota Medan menuju simpang Amplas. Tepat di depan fly over yang jalannya dua arah (atas dan bawah). Diduga korban kurang berhati-hati hingga menabrak tembok pembatas jalan yang tidak ada rambu-rambu lalulintasnya itu.
“Di fly over yang jalannya ada dua arah atas dan bawah ini kerap terjadi kecelakaan tunggal, baik itu motor, mobil dan truk hingga terbalik. Bahkan pernah juga ada korban jiwa dikarenakan menabrak tembok pembatas jalan fly over ini,” ungkap W Sinaga yang langsung diamini Wandi warga setempat
Warga setempat berharap, pihak yang berwenang harus memasang rambu-rambu di jalan layang fly over. Tepatnya di depan pabrik getah Asahan, agar pengguna jalan bisa melihat dan berhati-hati.
“Kita selaku warga, meminta perhatian pihak yang berwenang, untuk memasang rambu-rambu lalulintas berupa lampu warna kuning di jalan layang fly over tepatnya didepan pabrik getah Asahan ini,” harap warga.
Kendaraan korban terlihat mengalami kerusakan. Sedangkan korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Mitra Medika Medan Amplas oleh personil Polsek Patumbak menggunakan mobil patroli. (*)
Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing












