,

Bobby Ajak Mahasiswa Senantiasa Jaga Kerukunan

oleh
Bobby Nasution saat menghadiri Pelantikan Mandataris RUAC/ Formatur Tunggal/ Ketua Presidium dan Dewan Pemimpin Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan-Santo Bonaventura Periode 2021-2023, di Chatolic Center Jalan Mataram Medan, Sabtu (22/1). (Ali Amrizal/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Bobby Nasution selaku wali Kota Medan mengajak mahasiswa selalu menjaga kerukunan umat untuk mewujudkan Medan Berkah, Maju dan Kondusif.

Hal itu disampaikan Wali Kota karena Kota Medan yang didiami dari berbagai suku dan agama yang memiliki ciri khas masing-masing, merupakan miniatur Indonesia.

“Bahkan, kalau bisa dikatakan Kota Medan ini miniaturnya Asia. Sebab, saudara-saudara kita dari beragam etnis tinggal di sini. Maka, perlu kita jaga bersama kerukunan dan persatuan,” kata Bobby Nasution saat menghadiri Pelantikan Mandataris RUAC/ Formatur Tunggal/ Ketua Presidium dan Dewan Pemimpin Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan-Santo Bonaventura Periode 2021-2023, di Chatolic Center Jalan Mataram Medan, Sabtu (22/1) kemarin

BACA JUGA..  MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

Diungkapkan Bobby Nasution, kaum muda terutama para mahasiswa memiliki peran dalam mensukseskan program-program Pemko Medan. Oleh karenanya, ia berharap PMKRI bisa berkolaborasi dan berkontribusi bersama Pemko Medan menjadikan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif.

Selain pelantikan, acara juga dirangkai dengan Dialog Kebangsaan yang mengusung tema “Harmonisasi Keberagaman Umat Beragama Menyambut Generasi Emas Indonesia”. Dengan dialog yang menghadirkan sejumlah pemuka agama dari lintas agama tersebut, Bobby berharap dapat menjadi pencerah dan pembuka wawasan tentang keberagaman.

BACA JUGA..  MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Harap Jadi Penguat Syiar Alquran Secara Berkelanjutan

“Ini jadi kesempatan teman-teman semua untuk menjadi generasi emas Indonesia. Isi kesempatan diri dengan kecerdasan dan melek teknologi. Namun, jangan lupa dengan hal penting lainnya yakni menjaga persatuan karena kita hidup dalam bingkai keberagaman,” terangnya. (*)

Reporter: Ali Amrizal
Editor: Maranatha Tobing