POSMETROMEDAN.com – Truk fuso bermuatan pupuk dari Medan masuk jurang di Desa Rampa Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah, Rabu (7/7/2021) siang. Sopir dan kernet tewas.
Dihimpun dari lokasi kejadian, diduga sang sopir dalam kondisi ngantuk berat. Sehingga banting setir ke jurang.
Diketahui sopir bernama Amri Simanullang (29) warga Desa Pananggahan, Kecamatan Barus Utara, dan kenetnya bernama Leonardus Simanullang (45) warga Desa Sigolang, Kecamatan Andam Dewi.
Di lokasi, sejumlah masyarakat sempat heboh, dan memanggil sopir yang terjepit.
“Lae masih sadarnya kau,” sapa warga dilokasi kejadian.

Kedua korban terjepit di kepala mobil yang terbalik.
Kasat Lantas Polres Tapteng, AKP Nazrul membenarkan peristiwa itu.
“Awalnya mobil truk Fuso berjalan dari arah Rampah menuju arah Poriaha dengan muatan pupuk lebih kurang 12 ton. Rencananya pupuk itu akan diantar ke PT. Nauli Sawit Manduamas, Tapteng,” terang Kasat.
Lokasi kejadian merupakan tikungan ganda dan turunan, mobil truk terpinggir ke kanan jalan.
Dugaan sementara rem blong sehingga mobil tak terkendali dan melaju masuk ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 25 meter dari permukaan jalan.
Akibat kejadian itu, sopir dan kernet menderita luka berat dan meninggal di tempat.(bbs/ras)












