POSMETROMEDAN.com – Tindakan arogan oknum polisi kembali mencuat. Kali ini aktornya personel Polres Binjai berinisial Brigadir MJ. Dengan garangnya dia meletuskan 2 tembakan di tempat umum.
Motifnya terbilang sepele yakni kesal karena ditagih membayar minumannya. Meski tidak ada korban jiwa namun tindakannya menimbulkan kepanikan.
Aksi koboi Brigadir MJ bermula dari kehadiran Tim Satgas Covid 19 Provinsi, Kamis (25/2/2021) malam lalu sekira pukul 23.00 WIB. Ketika itu tim membubarkan kerumunan pengunjung di tempat hiburan De’Tonga, Jalan Sei Belutu, Medan Baru.
Pembubaran dilakukan karena aktifitas disana melanggar batas waktu ketentuan. Situasi ini coba dimanfaatkan pengunjung dengan pergi tanpa membayar. Diantaranya diduga Brigadir MJ dan kawan-kawan.
Takut gaji dipotong atasan sebagai ganti rugi pembayaran pengunjung, karyawan tempat hiburan malam tersebut ‘mengejar’ pengunjung yang belum bayar. Namun upaya ini justru menimbulkan keributan.
Melihat kekisruhan tersebut, petugas gabungan Satgas Covid 19 Provinsi Sumut yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD serta Satpol PP pun mencoba membantu melerai keributan.
Bukannya mereda, situasi malah semakin memanas. Belakangan, Brigadir MJ mengeluarkan pistol. Sejurus kemudian, sambil melontarkan makian, dia meletuskan tembakan senjata api sebanyak dua kali ke udara. “Jangan ada yang maju k*nt*l, ini mobil aku,” teriaknya sambil menembak.
Beberapa karyawan yang sebelumnya sempat berkerumun, spontan berlarian menyelamatkan diri masing-masing. Berikutnya pelaku penembakan pergi meninggalkan lokasi dengan mengendarai Toyota Avanza silver BK 1986 MR dan rekannya mengendarai Honda Brio merah BK 1386 RS.
Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan membenarkan adanya aksi tembak ke udara tersebut. Disebutkan, selain kesal dengan pengunjung lain, penembakan ini juga didasari dengan pembayaran tagihan.
“Brigadir MJ kesal tentang pembayaran minuman, kemudian melakukan penembakan ke atas,” jelasnya, Senin (1/3/2021).
Nainggolan mengatakan, kini Brigadir MJ sudah ditahan Bidang Propam Polres Binjai. Selain menahan, senjata api atau pistolnya juga sudah disita oleh Bidang Propam.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin seketika berang mengetahui ada anak buahnya umbar tembakan gara-gara di tempat umum, hanya karena masalah pembayaran minuman.
Ditegaskannya, tindakan Brigadir MJ adalah pelanggaran hukum dan sanksi tegas sudah pasti diberikan. Bahkan tak tertutup kemungkinan dilakukan pemecatan
Diketahui, kejadian seperti ini juga terjadi di Jakarta. Motifnya sama yaitu kesal ditagih pembayaran minuman. Bedanya, oknum polisi pulau Jawa tersebut menembak 4 orang di sebuah kafe dan tiga diantaranya meninggal dunia.(bbs/ras)












